Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI MINA 2015: Kondisi Jenazah Memburuk

Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat menuturkan, sejak Senin (28/9/2015) jemaah yang meninggal telah dimakamkan di Mekkah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Oktober 2015  |  09:19 WIB
Mayat sejumlah jamaah haji tergeletak di jalan, di Mina Arab Saudi. Ratusan jamaah haji tewas dalam insiden berdesak-desakan di Jamarat, Mina, saat hendak melempar jumrah. - Reuters
Mayat sejumlah jamaah haji tergeletak di jalan, di Mina Arab Saudi. Ratusan jamaah haji tewas dalam insiden berdesak-desakan di Jamarat, Mina, saat hendak melempar jumrah. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA-- Kepala Daerah Kerja Mekkah Arsyad Hidayat menuturkan, sejak Senin (28/9/2015) jemaah yang meninggal telah dimakamkan di Mekkah.

Pemakaman sesuai arahan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, jenazah harus segera dikebumikan, karena khawatir menimbulkan wabah penyakit mengingat kondisi jenazah sudah memburuk.

"Sejak peristiwa Mina 24 September sampai sekarang berarti sudah tujuh hari dan pihak Muashim (pemulasaran mayat) memutuskan untuk segera memakamkan jenazah yang sudah teridentifikasi," katanya, Kamis (1/10/2015).

Dia juga mengatakan keluarga korban meninggal dalam peristiwa Mina mendapat kemudahan bila ingin kembali ke Tanah Air lebih cepat, dengan tetap mempertimbangkan ketersediaan kursi kosong dalam pesawat.

"Silakan membuat surat tertulis ke ketua kloter, yang kemudian akan disampaikan oleh ketua sektor ke Kepala Daker Mekkah untuk melihat kemungkinan kursi kosong untuk tanazul (mutasi penerbangan)," kata Arsyad.

Saat ini, kata dia, sudah satu orang keluarga korban yang mengajukan pulang ke Tanah Air lebih cepat, yaitu Suparno (BTH 14) yang istrinya menjadi korban meninggal pada peristiwa Mina.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tragedi mina

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top