Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasutri Ini Dapat Paket Ganja Rp146 Juta dari Langit

Maya Donnelly terbangun setelah mendengar suara seperti guntur yang menggelegar di pagi dini hari.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 September 2015  |  07:32 WIB
Ganja - ukcsc.co.uk
Ganja - ukcsc.co.uk

Kabar24.com, JAKARTA-- Maya Donnelly terbangun setelah mendengar suara seperti guntur yang menggelegar di pagi dini hari.

SIMAK: Foto-foto Bulan Merah Darah di Berbagai Negara

Namun, dia memutuskan melanjutkan tidurnya setelah menemukan itu hanya badai hujan yang biasa. Setelah pagi, dia baru benar-benar bangun dari tidurnya.

SIMAK: ‘Manusia Burung Minta Dideportasi ke Surga

Maya menemukan potongan-potongan kayu terserak di tanah, di halaman rumahnya di Nogales, dekat perbatasan AS-Meksiko.

BACA JUGA: Parkir di 3 Lokasi Ini, Setiap Kendaraan Diasuransikan

Setelah memeriksa keadaan pekarangannya, Maya menemukan sebuah bungkusan besar plastik hitam. Mengejutkan, sebagaimana dikutip dari laman The Guardian, Minggu (27/9/2015), di dalamnya terdapat paket ganja.

SIMAK: SALIM KANCIL TEWAS DIKEROYOK: Polisi Diminta Jujur

Pihak berwenang mengatakan paket itu bernilai 10 ribu dolar AS atau sekira Rp146, 10 juta yang mungkin dijatuhkan secara sengaja oleh pesawat penyelundup obat.

Polisi kini tengah mencoba untuk menentukan apakah bungkusan itu diangkut dengan pesawat atau drone alias pesawat nirawak.

"Itu semua (jatuh) tepat di atas kandang anjing kami," kata Maya, mengenang tentang peristiwa yang terjadi pada 8 September 2015.

Berita ini pertama kali dilaporkan oleh surat kabar Nogales Internasional. "Benda itu membuat lubang bulat sempurna pada atap gudang mobil kami."

Telepon 911

Setelah menemukan bungkusan yang semual dia curigai berisi obat-obatan, Maya segera menelepon suaminya, Bill, yang menyuruh dia menelepon 911. Pasangan itu mengatakan petugas yang menanggapi mengatakan bahwa sebuah pesawat ringan penyelundup ganja dari Meksiko mungkin telah membiarkan muatannya jatuh lebih awal karena ketidaksengajaan sebelum menurunkan sisanya di daerah utara.

SIMAK: Beda Jauh, Begini Gaya Melancong Masa Depan

Kepala Kepolisian Nogales, Derek Arnson, mengatakan peristiwa itu adalah insiden pertama kali selama tiga tahun masa jabatannya.

"Seseorang pasti membuat kesalahan, dan siapa yang tahu akibat dari kesalahan yang akan ditanggung mereka," kata Arnson.

Maya mengatakan, tidak mungkin seseorang akan datang mencari obat, yang sekarang dalam tahanan polisi. Arnson setuju, tetapi mengatakan polisi telah meningkatkan patroli di lingkungan.

Teman dan keluarga Maya yang mendengar kabar itu menanggapi santai dan membuat lelucon. Beberapa orang bercanda bahwa pasangan itu seharusnya bisa mendapatkan keuntungan dari paket kejutan tersebut.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganja

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top