Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Usaha Iklan Bekasi Minta Pemkot Bantu Pengusaha Lokal

Pelaku usaha iklan Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota Bekasi mendorong perusahaan lokal dalam berbisnis.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 25 September 2015  |  18:44 WIB
Papan reklame  - Antara
Papan reklame - Antara

Bisnis.com, BEKASI - Pelaku usaha iklan Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota Bekasi mendorong perusahaan lokal dalam berbisnis.

Harty Muntako, Ketua Asosiasi Iklan Kota Bekasi, mengatakan sejauh ini pendapatan perusahaan iklan lokal di Kota Bekasi merosot hingga 70% akibat serbuan perusahaan iklan dari luar Kota Bekasi dalam setahun terakhir.

Jika sebelumnya, perusahan iklan lokal bisa meraih pendapatan hingga Rp3 miliar per tahun, kini diprediksi hanya mencapai Rp1 miliar. "Harusnya dibantu pengusaha lokal dulu," katanya, Jumat (25/9/2015).

Selain karena masuk perusahaan iklan dari luar Kota Bekasi, kesulitan selanjutnya yang dialami para pelaku usaha iklan di Kota Bekasi adalah term kontrak iklan perusahaan pengguna jasa yang lebih pendek. Jika biasanya kontrak berjangka waktu hingga satu hingga dua tahun, kontrak saat ini hanya satu atau dua bulan.

Selain itu, Pemkot Bekasi harus lebih tegas dalam memberikan izin dan pendirian reklame bagi perusahaan. Ketegasan perizinan itu untuk menjaga estetika kota. "Di perempatan MM itu sudah cukup semerawut papan reklame."

Karto, Kepala Dinas Pertamanan Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum ( DPPPJU) Kota Bekasi mengatakan, pihaknya tidak membeda-bedakan pemberian izin pendirian reklame bagi perusahaan. Hal itu ditujukan untuk menjaga iklim bisnis reklame di Kota Bekasi tetap sehat.

"Tidak dibeda-bedakan, yang penting berinventasi di Kota Bekasi tidak melanggar aturan. Kalau dibedakan nantinya akan ada monopoli," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bekasi biro iklan
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top