Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kota/ Kabupaten Ramah Anak Tahun Ini Ditarget Bertambah 50

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menargetkan setidaknya ada tambahan 50 daerah yang berkembang mengarah sebagai kabupaten/kota ramah anak.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 13 Juni 2015  |  04:46 WIB
Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar
Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Bisnis.com, TANGERANG—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menargetkan setidaknya ada tambahan 50 daerah yang berkembang mengarah sebagai kabupaten/kota ramah anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan dari sekitar 569 kabupaten/kota yang ada baru 236 yang mulai inisiasi menuju wilayah ramah anak dan perempuan.

“Kami targetkan semua kabupaten/kota jadi ramah anak dan perempuan. Tapi kalau tahun ini bisa bertambah 50 itu sudah luar biasa,” tuturnya usai menghadiri Forum Kepemimpinan Perempuan USAID, di Tangerang, Jumat (12/6/2015).

Mayorita kota dan kabupaten yang mulai merintis konsep ramah anak dan perempuan ada di wilayah barat Indonesia. Daerah di bagian timur relatif masih minim yang menaruh perhatian terhadap program semacam ini.

Sejumlah aspek yang jadi perhatian utama bagi kota/kabupaten ramah anak adalah ketersediaan rumah sakit layak anak dan sekolah ramah anak. Selain ini juga perlu ada tempat alternatif, seperti rumah aman. “Kami kerja samakan program ini dengan Kementerian Sosial,” ucap Yohana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekerasan anak Pembunuhan Angeline
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top