MAHASISWA UI DIBUNUH: Ace Dicebur Paksa ke Danau

Hasil gelar perkara ulang kematian Akseyna Ahad Dori (Ace), mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurusan Biologi Universitas Indonesia, mementahkan dugaan selama ini bahwa Ace bunuh diri. Ace diduga tewas tidak wajar
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 01 Juni 2015  |  06:34 WIB
MAHASISWA UI DIBUNUH: Ace Dicebur Paksa ke Danau
Danau di kompleks Universitas Indonesia (UI) - ui.ac.id

Kabar24.com, JAKARTA - Hasil gelar perkara ulang kematian Akseyna Ahad Dori (Ace), mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurusan Biologi Universitas Indonesia, mementahkan dugaan selama ini bahwa Ace bunuh diri. Ace diduga tewas tidak wajar

"Hasil diskusi gelar perkara ulang perkara mendapati kenyataan bahwa saat korban masuk ke danau, dia tidak dalam kondisi masuk secara sukarela, tapi dimasukkan oleh orang lain," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro, Khrisna Murti.

Gelar ulang perkara di Gedung Direktorat Kriminal Umum digelar kemarin, dimulai sekitar pukul 09.15 WIB.

Sepuluh menit sebelumnya, ada sekitar delapan orang polisi dari Kepolisian Depok yang datang. Mereka membawa bungkusan plastik bening besar yang di dalamnya berisi barang-barang yang dibungkus lagi dalam plastik yang lebih kecil.

Ada dua orang yang menggotong tas punggung bercorak abu-abu dan hitam. Diduga tas itu berisi bongkahan batu yang tenggelam bersama Akseyna. Gelar ulang perkara berlangsung sekitar 3,5 jam.

Akseyna ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga Kampus UI Depok pada 28 Maret 2015. Saat ditemukan, Ace berpakaian lengkap dan menggendong tas ransel berisi batu.

Batu itu diduga digunakan untuk menenggelamkan Ace. Belakangan juga didapati surat di kamar kos Akseyna yang seolah-olah memperkuat dugaan kematiannya karena bunuh diri.

Ayah Ace, Sus Mardoto dari awal mencurigai kematian anaknya tidak wajar dan mendapati banyak kejanggalan, misalnya ada bongkahan batu di dalam tas serta luka memar pada tubuh anaknya.

Selain itu, menurut Mardoto, kalimat "Will not return for please don't search for existence, my apologies for everything eternally" yang ditemukan pada secarik kertas di kamar kos Ace di Kelurahan Kukusan, Beji, Depok, bukan tulisan anaknya.  "Karena kalau bunuh diri tidak akan melakukan cara serumit itu," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahasiswa ui tewas

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top