Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota DPR Ini Mendesak Pemerintah Cairkan Dana Talangan Korban Lumpur Lapindo

Menjelang genap sembilan tahun bencana lumpur Sidoarjo, Jawa Timur atau biasa dikenal lumpur Lapindo, parlemen meminta pemerintah segera cairkan ganti rugi.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 28 Mei 2015  |  21:08 WIB
Sejumlah wisatawan melihat seratus patung sisa peringatan 8 tahun semburan lumpur lapindo yang ada area tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (10/5). - Antara
Sejumlah wisatawan melihat seratus patung sisa peringatan 8 tahun semburan lumpur lapindo yang ada area tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (10/5). - Antara

Bisnis.com, PADANG--Menjelang genap sembilan tahun bencana lumpur Sidoarjo, Jawa Timur atau biasa dikenal lumpur Lapindo, parlemen meminta pemerintah segera cairkan ganti rugi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Demokrat Michael Wattimena mendorong pemerintah segera membayarkan uang talangan ganti rugi korban lumpur Lapindo.

"Ini harus menjadi perhatian pemerintah, termasuk terhadap pelaku usaha yang terkena dampak lumpur Lapindo," ujarnya di Padang, Kamis (28/5/2015).

Apalagi, imbuhnya, uang talangan untuk korban semburan lumpur Lapindo sudah tersedia. Dia menyebutkan Komisi V juga sudah bertemu dengan pengusaha yang terdampak bencana tersebut.

Sigit Sosintomo, Anggota Komisi V menuturkan uang talangan untuk ganti rugi korban lumpur Lapindo sudah dianggarkan melalui APBN Perubahan. "Semua yang masuk area terdampak akan dibayarkan, termasuk pengusaha," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Dia meminta pemerintah segera mencairkan anggaran Rp785 miliar untuk menalangi ganti rugi. Anggaran diperuntukkan bagi masyarakat dan pengusaha yang terdampak.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr lumpur lapindo
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top