Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ancaman Bom Hentikan Acara Top Model Jerman

Ancaman bom sempat menghentikan acara final kontes Germany's Next Top Model yang dibawakan oleh supermodel Heidi Klum.
Heidi Klum/Reuters
Heidi Klum/Reuters

Kabar24.com, FRANKFURT- Ancaman bom sempat menghentikan acara final kontes Germany's Next Top Model yang dibawakan oleh supermodel Heidi Klum.

Kepolisian Jerman menyatakan pada Jumat (15/5/2015) bahwa mereka telah menyelidiki seorang wanita tak dikenal yang menyampaikan lewat telepon bahwa ada ancaman bom dalam siaran langsung kompetisi peragaan busana, yang menyebabkan penyiar Televisi ProSieben menghentikan pertunjukan itu.

Ribuan orang dievakuasi dari SAP Arena di Mannheim, kota di bagian baratdaya Jerman, tempat model Jerman Heidi Klum membawakan acara final Top Model Mendatang di Jerman, setelah ancaman bom itu disampaikan pada pukul 21.00 waktu setempat (19:00 GMT) pada Kamis.

Polisi juga mengatakan mereka menemukan sebuah tas mencurigakan dekat tempat penggantungan jas atau topi tapi kemudian tak ditemukan bahan-bahan peledak.

Dalam satu pernyataan polisi juga mengerahkan personelnya ke arena dengan membawa anjing pelacak tapi mereka tak menemukan barang-barang yang mencurigakan. Pemeriksaan berakhir hingga sekitar pukul 01:00 GMT.

Dikatakan, penyelidikan atas penelpon gelap itu masih dilakukan dan mereka tidak memberikan informasi lebih jauh.

ProSieben mengatakan pihaknya telah menjadwal ulang acara final pada 28 Mei. "ProSieben sudah punya komitmen kepada pemirsanya yang setia dan para finalis," katanya dalam satu pernyataan.

Polisi mengatakan sekitar 8.000 hingga 10.000 orang meninggalkan SAP Arena dengan tenang. Harian Bild melaporkan dalam lamannya bahwa Klum, puterinya Leni dan juri pertunjukkan itu telah dibawa ke suatu lokasi yang tak disebutkan di luar tempat acara itu.

"Sayangnya kami tak dapat merayakan babak final yang telah kami rencanakan," kata Klum di halaman Facebook-nya, dengan menambahkan seorang pemenang kontes itu akan dipilih dalam beberapa hari mendatang, demikian Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper