Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rehuffle Kabinet: PDIP Sebut Sejumlah Menteri Salah Tempat. Ini Menteri Berapor Merah

Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Hendrawan Supratikno mengakui bahwa partainya sudah membahas tentang reshuffle kabinet mengingat rendahnya kinerja sejumlah menteri.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 April 2015  |  16:45 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja berfoto bersama di Istana Merdeka seusai acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan menteri di Jakarta, Senin (27/10/2014). Siapakah menteri yang akan terdepak? - Bisnis
Presiden Joko Widodo (tengah) beserta Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja berfoto bersama di Istana Merdeka seusai acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan menteri di Jakarta, Senin (27/10/2014). Siapakah menteri yang akan terdepak? - Bisnis

Kabar24.com, JAKARTA—Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Hendrawan Supratikno mengakui bahwa partainya sudah membahas tentang reshuffle kabinet mengingat rendahnya kinerja sejumlah menteri.

"Memang dalam penilaian kami ada menteri yang salah tempat. Beberapa menteri salah tempat sehingga kinerjanya tidak bisa kinclong," kata Hendrawan di Gedung DPR, Kamis (30/4/2015).

Hendrawan meyakini Presiden Joko Widodo akan melakukan evaluasi atas menteri-menteri bukan saja karena soal kinerja, tapi karena menteri yang sepak terjangnya seolah terkendala konflik kepentingan atau terlalu banyak pesan sponsor.

“Akibat adanya kendala konflik itu maka keinginan pemerintahan saat ini untuk mewujudkan Nawacita atau visi Trisakti tidak tercapai,” ujar politisi ahli ekonomi yang bergelar profesor tersebut.

Dia menyoroti, menteri yang kinerjanya kurang bagus ada yang berasal dari bidang ekonomi, politik dan hukum.

“Nah itu sebabnya kita meminta Pak Jokowi melakukan evaluasi secara komprehensif menyeluruh objektif," ujar Anggota Komisi XI DPR tersebut.

Hanya saja Hendrawan juga mengatakan, partainya ingin reshuffle itu benar-benar matang. Tujuannya agar tidak terlalu sering terjadi perombakan kabinet di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dia menyatakan rencana reshuffle itu tidak bermuatan tendensius. Selain itu, reshuffle cukup satu kali sehingga tidak mengganggu kinerja kabinet secara keseluruhan.

“Yang pasti PDIP sudah membahas soal reshuffle kabinet. Sudah dibawa dalam rapat DPP,” ujanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip kabinet Jokowi-JK
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top