Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KKP Bidik Pemilik Modal Benjina

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik para pemilik modal PT Pusaka Benjina Resources menyusul terkuaknya kasus perbudakan yang dilakukan dalam operasional perusahaan perikanan tersebut.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 23 April 2015  |  09:34 WIB
 Ilustrasi. -
Ilustrasi. -

Kabar24.com, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik pemilik modal PT Pusaka Benjina Resources menyusul terkuaknya kasus perbudakan yang dilakukan dalam operasional perusahaan perikanan tersebut.

Sekretaris Jenderal KKP Syarif Widjaja mengatakan hasil verifikasi tim menunjukkan bahwa PT Pusaka Benjina Resources (PBR) terindikasi melakukan sejumlah ketidakpatuhan dalam operasional serta perizinan. Investigasi lanjutan terhadap PBR juga menunjukkan bahwa perusahaan tersebut diduga terlibat dalam kasus tindak pidana trafficking, perbudakan, serta melakukan sejumlah tindakan yang melanggar hak asasi manusia.

Oleh karena itu, KKP merekomendasikan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk menginvestigasi kelaikan operasional serta kepatuhan pemilik modal yang membenamkan dananya di PBR.

“Untuk kiranya dapat melakukan tindakan yang diperlukan dalam kerangka pengendalian penanaman modal termasuk di dalamnya peninjauan kebali izin operasional yang telah diberikan,” ujarnya., Kamis (23/4/2015).

Sebelumnya, KKP telah mencabut Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Pengumpul/Pengangkut Ikan (SIKPI) kapal-kapal milik PBR. Data dari Satgas Anti Illegal Fishing menujukkan jumlah kapal penangkap milik PBR yang tidak terdaftar mencapai 96 kapal, sedangkan kapal pengangkut yang tidak terdaftar mencapai 5 kapal.

Kapal-kapal milik PBR tersebut merupakan kapal eks-Thailand. Sejak dimiliki PBR, kapal-kapal eks Thailand tersebut berubah nama menjadi KM Antasena.

PBR merupakan perusahaan perikanan berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) yang beroperasi di Pulau Benjina, Kepulauan Aru, Maluku. PBR memiliki tiga anak perusahaan yakni PT Pusaka Benjina Armada, PT Pusaka Benjina Nusantara, dan PT Pusaka Bahari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm kkp kapal asing Perbudakan Benjina
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top