Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

G-20 Akui Adanya Risiko Volatilitas Nilai Tukar

Para pemimpin lembaga keuangan yang tergabung dalam G-20 memperkirakan munculnya risiko volatilitas nilai tukar terhadap sejumlah mata uang seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dunia dan menguatnya performa Dolar AS.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 18 April 2015  |  22:26 WIB

Bisnis.com, WASHINGTON – Para pemimpin lembaga keuangan yang tergabung dalam G-20 memperkirakan munculnya risiko volatilitas nilai tukar terhadap sejumlah mata uang seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian dunia dan menguatnya performa Dolar AS.

Para pemimpin bank sentral dan menteri keuangan negara-negara G-20 dalam pertemuan di Washington mengakui adanya risiko volatilitas nilai tukar setelah Dolar AS menguat 17% dalam satu tahun terakhir.

“Ada banyak tantangan penting, termasuk risiko volaitilitas nilai tukar,” tulis pernyataan resmi sebagaimana dikutip Bloomberg, Sabtu (18/4/2015).

Membaiknya performa Dolar AS turut mengerek kepercayaan diri The Fed, yang diperkirakan akan segera menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2006. Ketika dolar menguat, nilai tukar mata uang di negara-negara lain diproyeksikan akan merosot. Dampak lainnya,  nilai utang luar negeri berdenominasi Dolar AS akan membengkak.

Adapun, negara-negara yang dinilai paling rentan terkena dampak penguatan Dolar AS adalah negara-negara berkembang yang masih mengandalkan ekspor berbasis komoditas dan sumber daya alam.

Guna menangani risiko tersebut, para pemimpin lembaga keuangan G-20 menilai pemerintah dapat melakukan kontrol terhadap aliran dana, terutama dana dalam mata uang Dolar AS.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar dolar as g20
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top