Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Daftar Tunggu Pembunuh yang Siap Dieksekusi Mati

Kejaksaan Agung memproyeksikan eksekusi mati gelombang ketiga untuk terpidana non-narkotik. Hal ini berbeda dengan eksekusi gelombang pertama dan kedua yang total akan mengeksekusi 16 terpidana narkoba.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 15 April 2015  |  05:02 WIB
Eksekusi mati - Ilustrasi/lactualite.com
Eksekusi mati - Ilustrasi/lactualite.com

Bisnis. com, JAKARTA - Kejaksaan Agung memproyeksikan eksekusi mati gelombang ketiga untuk terpidana non-narkotika. Hal ini berbeda dengan eksekusi gelombang pertama dan kedua yang total akan mengeksekusi 16 terpidana narkoba. 

Di Indonesia, total ada 73 terpidana non-narkotika yang masuk daftar tunggu eksekusi mati. Berikut beberapa nama yang sempat disebut Kejagung akan dieksekusi.

1. Gunawan Santoso
Kasus: Pembunuhan berencana terhadap mertua di Pluit, Jakarta Utara, 2004. Gunawan juga menyelewengkan dana perusahaan Rp25 miliar dan kabur dari tahanan dua kali.
Korban: Direktur Utama PT Aneka Sakti Bakti (Asaba), Boedyharto Angsono. Boedyharto adalah mertua dari Gunawan Santoso.
Putusan PN: Pengadilan Negeri Jakarta Utara, 2004.
Status: Ditahan di LP Nusakambangan.

2. Tan Joni alias Aseng
Kasus: Pembunuhan tiga perempuan (satu keluarga) di Baran, Meral, Kepulauan Riau, tahun 2006.
Korban: A Yong, 30 tahun; A Kuan, 25 tahun; dan Melinda alias A Ha, 6 tahun. A Yong dan A Kuan adalah kakak beradik, sementara Melinda adalah anak A Yong.
Putusan PN: Pekanbaru, Riau, 2006.
Status: Ditahan di LP Nusakambangan.

3. Syofial alias Iyen bin Azwar
Kasus: Pencurian, pemerkosaan, dan pembunuhan tujuh warga Suku Anak Dalam yang terjadi pada 29 Desember 2000. Korban dihabisi dengan parang panjang dan kayu.
Korban: Tampung Majang, Arrau, Bungo Perak, Rampat Bebat, Pengendum, Nyabung, dan Bungo Padi.
Putusan: Pengadilan Negeri Bangko, Jambi, 2001.
Status: Grasi ditolak, 28G/2014.

4. Harun bin Ajis
Kasus: Pencurian, pemerkosaan, dan pembunuhan tujuh warga Suku Anak Dalam yang terjadi pada 29 Desember 2000. Korban dihabisi dengan parang panjang dan kayu.
Korban: Tampung Majang, Arrau, Bungo Perak, Rampat Bebat, Pengendum, Nyabung, dan Bungo Padi.
Putusan: Pengadilan Negeri Bangko, Jambi, 2001.
Status: Grasi ditolak.

5. Sargawi alias Ali bin Sanusi

Kasus: Pencurian, pemerkosaan, dan pembunuhan tujuh warga Suku Anak Dalam yang terjadi pada 29 Desember 2000. Korhan dihabisi dengan parang panjang dan kayu.
Korban: Tampung Majang, Arrau, Bungo Perak, Rampat Bebat, Pengendum, Nyabung, dan Bungo Padi.
Putusan: Pengadilan Negeri Bangko, Jambi, 2001.
Status: Grasi ditolak, 32G/2014.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Eksekusi Mati

Sumber : tempo.co

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top