Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TKI DIPANCUNG DI ARAB SAUDI: Wapres JK Justru Imbau Hormati Hukum Negara Lain

Wakil Presiden Jusuf Kalla prihatin terhadap pelaksanaan eksekusi mati tenaga kerja wanita asal Indonesia, Siti Zaenab di Arab Saudi.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 15 April 2015  |  19:54 WIB
Jusuf Kalla - jusufkalla.info
Jusuf Kalla - jusufkalla.info

Bisnis.com, JAKARTA—Wakil Presiden Jusuf Kalla prihatin terhadap pelaksanaan eksekusi mati tenaga kerja wanita asal Indonesia, Siti Zaenab di Arab Saudi. 

Menurut Kalla, pemerintah sudah berupaya keras mengajukan pembelaan terhadap terpidana kasus pembunuhan di Negeri Petro Dollar itu. 

Kendati demikian, pemerintah juga menghormati aturan hukum yang berlaku di negara lain, sebagaimana Indonesia meminta negara lain menghormati hukum nasional. 

“Sama dengan kita minta negara lain hormati hukum mati di Indonesia, sebaliknya kita menghormati hukum di sana, tapi kita usaha dulu,”ujarnya, Rabu(15/4/2015). 

Dia mengklaim pemerintah sudah bersungguh-sungguh membela Siti Zaenab dalam proses hukum yang sudah berlangsung 16 tahun tersebut. Buktinya, sudah ada tiga presiden yang mengirimkan surat ke pemerintahan Arab Saudi untuk mengajukan pembelaan. 

Siti Zaenab dipidana atas kasus pembunuhan terhadap istri dari pengguna jasanya yang bernama Nourah Bt. Abdullah Duhem Al Maruba pada 1999. Dia ditahan di Penjara Umum Madinah pada tahun yang sama. 

Setelah melalui berbagai rangkaian proses hukum, Pengadilan Madinah menjatuhkan vonis hukuman mati kepada Siti Zaenab pada 2001. 

Menanggapi putusan tersebut, Presiden Indonesia pada tiga periode telah mengirimkan surat kepada pemerintahan Arab Saudi, antara lain Almarhum Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan terakhir Presiden Joko Widodo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Eksekusi Mati tki dihukum mati
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top