Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Forum Pemred: Saatnya DPD Bicara, Bicara & Bicara

Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) mendorong optimalisasi peran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang bermanfaat buat kemaslahatan bangsa dan negara dalam posisinya berdiri di barisan terdepan mengatasnamakan masyarakat dan daerah.
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 11 April 2015  |  09:11 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) mendorong optimalisasi peran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang bermanfaat buat kemaslahatan bangsa dan negara dalam posisinya berdiri di barisan terdepan mengatasnamakan masyarakat dan daerah. Forum Pemimpin Redaksi mengingatkan DPD RI untuk bicara, bicara, bicara karena saatnya kini DPD RI bicara.

“Saatnya kini DPD RI berperan. Kami mendukung,” ujar Ketua Forum Pemimpin Redaksi Nurjaman Mochtar (SCTV/Indosiar) di hadapan Ketua DPD RI Irman Gusman (senator asal Sumatra Barat), dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (11/4/2015).

Hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas (senator asal Daerah Istimewa Yogyakarta), Ketuia Komite I DPD RI Akhmad Muqowam (Jawa Tengah), Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba (Sumatra Utara), Ketua Komite IV DPD RI Cholid Mahmud (DIY), Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI Gede Pasek Suardika (Bali), dan Sekretaris Jenderal DPD RI Sudarsono Hardjosoekarto.

Pernyataan Forum Pemred terungkap dalam dialog pimpinan DPD RI dan alat kelengkapan DPD RI tersebut dengan para pemimpin redaksi media massa bertema “DPD RI Menyikapi Situasi Politik dan Ekonomi Bangsa” di Keraton Kilen, kompleks Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Yogyakarta, Jumat (10/4/2015).

Nurjaman bertindak selaku moderator sesi tanya-jawab. Dia mengaku, Forum Pemred memperoleh informasi akurat ihwal perkembangan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang DPD RI yang memasuki periode ketiga di tengah kegaduhan antara DPR RI dan Pemerintah. “

Yang dilakukan DPD RI ternyata banyak. Ke depan semua pihak harus berlomba-lomba merebut hati rakyat, termasuk merebut hati kami. Presiden juga harus berlomba-lomba dengan DPD RI. Ayo berlomba-lomba. Kami ingin DPD RI semakin berjaya.”

 Selain Nurjaman, pengurus Forum Pemred periode 2013-2015 yang mengikuti acara adalah Wakil Bendahara Marthen Selamet Susanto (Koran Jakarta), Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Nasihin Masha (Republika), Wakil Ketua Bidang Kegiatan Muhammad Ihsan (Warta Ekonomi) beserta para anggota yang di antaranya Usman Kansong (Media Indonesia/Metro TV), Heddy Lugito (Gatra), dan Ratna Susilowati (Rakyat Merdeka).

Adapaun, pengurus lainnya adalah Arifin Asyhdad (detik.com), Arief Budisusilo (Bisnis Indonesia), Firdaus Baderi (Harian Ekonomi Neraca), Selamun Yohanes Bosko alias Don Bosco Selamun (Berita Satu), Saiful Hadi (LKBN Antara), Toto Irianto (Pos Kota), Ardian Taufik Gesuri (Kontan), Daru Priyambodo (Tempo), Muhammad Noer Sadono (Indopos), Kemal Effendi Gani (Swa), Asro Kamal Rokan (jurnas.com), dan Muchlis Ulies Windarto (MNC TV). Ishadi Soetopo Kartosapoetro (Komisaris Trans TV dan Trans 7) juga menghadiri dialog.

Ishadi yang berinisiatif menghadiri acara menyatakan pengharapannya kepada DPD RI, mengingat pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenangnya yang mengarah ke level optimalisasi di tengah kegaduhan antara DPR RI dan Pemerintah.

“Justru DPD RI yang paling tenteram di tengah kegaduhan. Episentrumnya adalah DPR dan pemerintah, parlemen vs istana. Presiden galau, sampai-sampai mengungsi ke Bogor. Kalau dekat, mungkin juga ke sini (Yogyakarta). Tapi kan jauh.”

Jika tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi hanya 57.5% dan JK 53.3%, sedangkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kabinetnya hanya 46.8% maka hasil survei nasional tersebut merupakan akibat kegaduhan yang terjadi antara DPR dan pemerintah ketika usia pemerintahan belum genap enam bulan.

“Begitu banyak masalah dan tuntutan, tapi implementasinya belum. Saya mengajak DPD untuk juga memperhatikan Indonesia timur, karena mereka tidak merasa bagian kita. Padahal, Papua contohnya, potensi masa depan kita. Mari kita memanfaatkan waktu ini untuk menyatakan bahwa kita memberikan tempat, mendukung DPD mendapatkan tempat di media.”  

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

forum pemred
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top