Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Kesepakatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia di Bidang Pendidikan

Pemerintah Malaysia dan Indonesia menyepakati sejumlah inisiatif kerjasama bidang pendidikan, salah satunya memperbanyak jumlah sekolah Indonesia di wilayah Negeri Jiran.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 08 April 2015  |  23:16 WIB
Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan berbincang dengan seorang pelajar ketika mengunjungi SD Negeri Dhukuhan Kerten, Solo, Jateng, Kamis (26/2). - Antara
Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan berbincang dengan seorang pelajar ketika mengunjungi SD Negeri Dhukuhan Kerten, Solo, Jateng, Kamis (26/2). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Pemerintah Malaysia dan Indonesia menyepakati sejumlah inisiatif kerja sama bidang pendidikan, salah satunya memperbanyak jumlah sekolah Indonesia di wilayah Negeri Jiran.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Dato Muhyidin Mohd Yassin dengan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, serta Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir.

"Indonesia mementingkan akses pendidikan bagi seluruh warganya khususnya bagi anak-anak di pedalaman, dan terluar termasuk anak-anak pekerja migran. Kita tidak ingin ada dua generasi pekerja migran," kata Anies usai pertemuan bilateral itu, Rabu (8/4/2015).

Paling tidak, lanjutnya, ada empat poin kesepakatan yakni pertama,Indonesia meminta Malaysia memberi izin untuk memperluas sebaran sekolah Indonesia di negara itu. Kedua, memberi izin Indonesia untuk mengirimkan guru-guru untuk mengajar di sekolah tersebut.

Ketiga, membantu upaya pemerintah untuk membangun sekolah asrama di Pulau Sebatik. Dengan adanya sekolah tersebut, anak-anak tak harus melaju setiap hari. Keempat, pemerintah meminta izin pendirian community learning center (CLC).

Anies menuturkan, pemerintah Malaysia menyambut baik. Pihaknya akan berbicara dengan pemerintah lokal, karena sebagian izin itu diurus di pemerintah daerah. Namun, perwakilan Malaysia menekankan tenaga pengajar yang dikirim  harus memiliki tenggat pasti durasi tinggal di Negeri Jiran agar tak menetap selamanya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia sudah membangun sejumlah sekolah yang mencakup SD, SMP, dan SMA yaang terbaru adalah Sekolah Indonesia Kota Kinabalu yang diresmikan Anies pada akhir tahun lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top