Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fraksi Golkar Minta Pelantikan Kapolri Segera Berlangsung

Fraksi Partai Golongan Karya ingin Kepala Kepolisian Republik Indonesia segera dilantik, dan institusi Bhayangkara Negara itu tidak dicampuri hiruk pikuk kepentingan elit politik.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 06 April 2015  |  16:48 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri) dan Wakil Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti (kanan) saat tiba di lokasi acara Rapim TNI dan Polri Tahun 2015 di Gedung STIK, Jakarta, Selasa (3/3). Rapim TNI dan Polri tersebut mengambil tema Sinergitas TNI-Polri Penggerak Revolusi Mental. - Antara
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kiri) dan Wakil Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti (kanan) saat tiba di lokasi acara Rapim TNI dan Polri Tahun 2015 di Gedung STIK, Jakarta, Selasa (3/3). Rapim TNI dan Polri tersebut mengambil tema Sinergitas TNI-Polri Penggerak Revolusi Mental. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Fraksi Partai Golongan Karya ingin Kepala Kepolisian Republik Indonesia segera dilantik, dan institusi Bhayangkara Negara itu tidak dicampuri hiruk pikuk kepentingan elit politik.

Ade Komarudiin, Ketua Fraksi Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, mengatakan tugas Polri dan tentara adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami dari fraksi KMP [koalisi merah putih] ingin lebih cepat [Kapolri dilantik] lebih bagus. Polri harus punya kepala. Saya 18 tahun jadi anggota DPR baru kali ini seperti ini," ujarnya, Senin(6/4/2015).

Menurut Ade, aparat penegak hukum tidak boleh terlalu banyak dimasuki virus politik, apalagi tarik menarik kepentingan para elit. Jadi tidak perlu banyak kontroversi dan perebutan kekuasaan.

"Saya minta penjelasan itu kepada Presiden, karena faktanya terjadi kontroversi," ucap politisi yang dikenal dengan nama Akom ini.

Dari rapat konsultasi, lanjutnya, Presiden Joko Widodo memberi penjelasan yang sama dengan surat pembatalan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Beliau tidak ingin menimbulkan perdebatan yang luas di masyarakat," tutur Akom. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapolri baru
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top