Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjelasan Imigrasi soal Nama Muhammad & Ali yang Sulit Lewat Mesin Autogate

Juru bicara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Yan Wely Wiguna, membantah bahwa sistem autogate mempersulit pemilik nama Muhammad dan Ali dalam urusan imigrasi. Sistem tidak didesain untuk melakukan penolakan terhadap nama tertentu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Maret 2015  |  15:56 WIB
Penjelasan Imigrasi soal Nama Muhammad & Ali yang Sulit Lewat Mesin Autogate
Mesin autogate di Bandara Soekarno-Hatta - Twitter
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA--Juru bicara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Yan Wely Wiguna, membantah bahwa sistem autogate mempersulit pemilik nama Muhammad dan Ali dalam urusan imigrasi. Sistem tidak didesain untuk melakukan penolakan terhadap nama tertentu.

"Yang terjadi adalah, sistem akan menampilkan hasil verifikasi data yang terindikasi memiliki tingkat kemiripan serta kesesuaian terhadap data pencegahan dan penangkalan," kata Yan, seperti dimuat dalam situs resmi kementerian, Jumat (20/3/2015).

Diberitakan oleh beberapa media bahwa pemilik nama Muhammad dan Ali sulit terdaftar pada autogate di Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, disebutkan karena memiliki nama Muhammad dan Ali, beberapa calon penumpang yang hendak bepergian ke luar negeri harus mengantre manual.

Yan mengatakan beberapa data yang diverifikasi oleh autogate, antara lain, kepemilikan paspor, pencegahan dan penangkalan, serta data keimigrasian lainnya. Proses verifikasi data pun membutuhkan waktu, terutama bagi nama yang ada mirip atau sesuai dengan data pencegahan dan penangkalan yang telah di-input sebelumnya.

Secara umum, kata Yan, autogate merupakan perangkat yang dirancang untuk melaksanakan perekaman data perlintasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) bagi warga negara Indonesia.

Sedangkan bagi pemegang paspor non-elektronik, mereka harus melakukan proses pendaftaran terlebih dulu di TPI.

“Saat ini sedang kami kembangkan agar pemegang paspor non-elektronik tak perlu daftar."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imigrasi

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top