Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONGRES IV PAN: Zulkifli Hasan Jadi Ketua Umum, Kalahkan Hatta Rajasa

Zulkifli Hasan resmi menjadi nahkoda baru Partai Amanat Nasional periode 2015-2020, setelah mengalahkan Hatta Rajasa.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 01 Maret 2015  |  22:14 WIB
KONGRES IV PAN: Zulkifli Hasan Jadi Ketua Umum, Kalahkan Hatta Rajasa
Zulkifli Hasan - Antara
Bagikan

Kabar24.com, NUSA DUA -- Zulkifli Hasan resmi menjadi nahkoda baru Partai Amanat Nasional periode 2015-2020, setelah mengalahkan Hatta Rajasa.

Kepastian itu didapatkan setelah dalam penghitungan suara di Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) yang berlangsung di Nusa Dua, Zulkifli Hasan mengantongi 292 suara, sedangkan Hatta Rajasa hanya mendapatkan 286 suara, atau selisih 6 suara. Adapun 4 suara dinyatakan tidak sah.

Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan pemilihan ketum kali ini mirip dengan persaingan pilpres 2014 yang mempertemukan Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta. Dia menjelaskan tensi persaingan dua kubu sangat tinggi sehingga perbedaan kecil dapat menyebabkan masalah.

Kericuhan sempat terjadi saat sidang membahas agenda tata tertib. Bermula dari hujan interupsi karena masalah keabsahan pengurus, hingga terjadi rebutan mikrofon antara kedua pendukung dan berakhir dengan aksi pelemparan kursi. Aksi tersebut memakan korban Ketua DPD PAN Kabupaten Karo Muhammad Rafi Ginting yang mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapatkan 28 jahitan.

Bahkan, penghitungan perolehan sementara calon Ketum Partai Amanat Nasional‎ 2015-2020 terpaksa diulang lagi, gara-gara layar komputer menayangkan jumlah perolehan suara lebih banyak dari perhitungan manual.

Perhitungan ulang terpaksa dilakukan, karena salah seorang pendukung Hatta Rajasa maju ke depan mimbar saat layar di panggung yang menampilkan penghitungan suara menghapus kelebihan suara. Tindakan tersebut memancing pendukung Zulfikli ikut maju, dan nyaris menyebabkan perkelahian.

Namun kedua pendukung dapat dipisahkan oleh kader dari kedua kubu. Menghindari kesalahan serupa terjadi lagi, saat ini layar yang menampilkan tayangan penghitungan suara akhirnya tidak digunakan. Panitia penghitungan hanya menampilkan penghitungan di papan manual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hatta rajasa partai amanat nasional
Editor : Setyardi Widodo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top