Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PENYELUNDUPAN NARKOBA: Hati-Hatilah Memberikan Alamat Rumah Anda, Pastikan Siapa Orangnya!

Modus penyelundupan narkotika dan obat-obat terlarang sudah semakin beragam. Kini satu lagi modus yang sedang berkembang adalah pengiriman narkoba melalui alamat rumah pacar atau kawan terdekat dari sang pengirim.
Editor
Editor - Bisnis.com 25 Februari 2015  |  11:11 WIB
Ilustrasi-Narkoba - Antara
Ilustrasi-Narkoba - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Modus penyelundupan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) sudah semakin beragam. Kini satu lagi modus yang sedang berkembang adalah pengiriman narkoba melalui alamat rumah pacar atau kawan terdekat dari sang pengirim.

Itu diungkapkan oleh Wakil Kepala Satuan Narkoba Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Subekti.

"Kawan atau pacar yang dikenal melalui dunia maya, bisa saja menyelundupkan narkoba lewat alamat rumah kita," katanya.

Subekti merujuk pada kasus yang dialami Z, laki-laki asal Parung, Bogor. Z telah dijadikan kurir narkoba setelah menerima barang kiriman berupa patung kodok dari Hongkong. Tanpa disangka, di dalam patung keramik yang warnanya kuning keemasan itu terdapat 2,9 kilogram sabu methamphetamine.

"Hati-hati dengan kiriman barang dari luar negeri, dalam beberapa kasus, korban tidak tahu barang yang dikirim diisi narkotika," ujarnya.

Subekti mengatakan tersangka Z ditangkap di Jakarta Barat pada 13 Februari 2015 lalu. Dia merupakan seorang sopir kendaraan boks. Z mengaku mengenal dengan L warga negara China yang cukup lama tinggal di Jakarta. "L ini yang menjadi penghubung ke Hongkong dan meminta agar barang kiriman sabu dijatuhkan ke alamat Z," kata Subekti.

Mengingat sabu merupakan narkotika golongan I maka penegak hukum tidak main-main mengancam para tersangka dengan jeratan hukuman mati atau seumur hidup.

Para penyelundup barang haram ini akan dikenakan pasal 113 ayat 1 dan 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penyelundupan Narkoba

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top