Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengawal Presiden Baku Tembak Dengan Penyerang di Kawasan Istana

Pertempuran sengit antara pasukan pengawal presiden dengan pemberontak terjadi di kawasan Istana.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Januari 2015  |  17:18 WIB
Pengawal Presiden Baku Tembak Dengan Penyerang di Kawasan Istana
Ilustrasi - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pertempuran sengit antara pasukan pengawal presiden dengan pemberontak terjadi di kawasan Istana.

Baku tembak pasukan pengawal presiden Yaman dengan pemberontak Houthis di kawasan istana di Ibu Kota Sanaa meletus meski televisi milik pemerintah melaporkan telah tercapai gencatan senjata.

Tembakan senjata juga terdengar di seluruh kota itu tadi pagi setelah kelompok pemberontak memblokade seluruh jalan menuju istana, menurut sejumlah saksi sebagaimana dikutip Aljazeera.com, Senin (19/1/2015).

“Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi telah mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok pemberontak di sekitar istana,” menurut pernyataan Menteri Informasi Nadia Sakkaf sebagaimana dilaporkan televisi pemerintah.  

Sakkaf mengatakan bahwa Hadi akan melakukan pertemuan dengan para penasihat politiknya dan utusan dari kelompok Houthis sore hari ini.

Dia juga menyebutkan bahwa Hadi tengah berada di tempat kediamannya yang berada jauh dari istana.

Satu sumber militer menyatakan pasukan pengawal presiden menuding kelompok pemberontak Houthi mengumpulkan para pemberontak dan membangun sejumlah pos di istana.

Menurutnya, kelompok Houthis menolak untuk menarik pasukannya dan terus menembaki tentara yang akhirnya dibalas oleh pasukan pengawal presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yaman paspampres

Sumber : aljazeera.com

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top