Pemkot Pekanbaru Belum Sahkan Kenaikan HET Elpiji 3 Kg

Hingga memasuki awal tahun, Pemerintah Kota Pekanbaru belum juga mengesahkan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji ukuran 3 kilogram.
Arif Gunawan | 07 Januari 2015 18:06 WIB
Gas elpiji 3 kg - Bisnis.com

Kabar24.com, PEKANBARU -- Hingga memasuki awal tahun, Pemerintah Kota Pekanbaru belum juga mengesahkan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji ukuran 3 kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pekanbaru El Syabrina mengatakan pihaknya belum menerima pengesahan ajuan kenaikan HET yang telah dilayangkan sejak Desember tahun lalu.

"Sudah kami ajukan tapi sampai sekarang belum disahkan Wali Kota. Sepertinya masih menunggu pembahasan yang dilakukan Pemprov yang juga akan merevisi HET elpiji 3kg di Riau," katanya, Rabu (7/1).

Langkah revisi HET ini dilakukan Disperindag Pekanbaru mengingat kenaikan harga bahan bakar minyak yang sudah dilakukan November tahun lalu meski kemudian diturunkan kembali awal Januari.

Selain itu, untuk menjaga disparitas harga elpiji 3 kg yang mendapat subsidi dari pemerintah dengan harga elpiji 12 kg yang tidak bersubsidi agar tidak semakin jauh.

Dengan penaikan HET ini diharapkan pengguna gas elpiji 12kg tidak beralih menjadi pengguna elpiji ukuran 3kg.

"Karena kalau beda harganya terlalu jauh tentu akan ada pengalihan konsumen secara besar-besaran, ini yang kami hindari," katanya.

Saat ini HET elpiji 3kg di wilayah Pekanbaru masih berada di harga Rp14.000 dan Disperindag telah mengusulkan agar dinaikkan menjadi Rp16.000.

Meski demikian, banyak pedagang di lapangan yang menjual gas elpiji bersubsidi ini di atas HET yaitu berkisar Rp18.000 hingga Rp20.000.

Adapun HET elpiji ukuran 12 kg di Pekanbaru saat ini juga naik, sesuai keputusan Pertamina per 2 Januari 2015 yang menaikkan harga dari Rp115.000 per tabung menjadi Rp135.000 per tabung.

Tag : elpiji 3 kg, kota pekanbaru
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top