Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR MAKASAR: Pejabat Setempat Dilarang Tinggalkan Makasar

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengeluarkan larangan yang ditujukan kepada seluruh pejabatnya untuk tidak meninggalkan kota mengingat cuaca sangat buruk serta banyaknya masalah banjir dan genangan yang terjadi.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 05 Januari 2015  |  06:51 WIB

Kabar24.com, MAKASAR--Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengeluarkan larangan yang ditujukan kepada seluruh pejabatnya untuk tidak meninggalkan kota mengingat cuaca sangat buruk serta banyaknya masalah banjir dan genangan yang terjadi.

"Sehari setelah tahun baru, Makassar seolah tak henti-hentinya diguyur hujan deras. Karenanya saya minta kepada semua pejabat untuk tidak meninggalkan dulu Makassar karena banyaknya masalah banjir dan genangan yang terjadi," ujarnya di Makassar, Minggu.

Ramdhan Pomanto mengatakan, sebelum musim penghujan datang, dirinya sudah mengumpulkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Camat dan Lurah membahas mengenai musim hujan itu. Dirinya yang beberapa kali memimpin langsung rapat itu sudah memprediksi sejak awal akan adanya banjir dan genangan yang terjadi dan dirinya sudah mengupayakan untuk mencari solusinya.

Khusus Camat, Lurah dan SKPD terkait diwajibkan selalu berada di lokasi dan melakukan respon cepat terhadap setiap peristiwa akibat curah hujan yang semakin tinggi. "Segera lakukan tindakan cepat untuk menyelamatkan warga. Saya menginginkan semua pejabat agar selalu berbuat maksimal untuk warga dan khususnya para korban," ucapnya.

Dia menyebut terkait respon cepat, dia sendiri yang langsung memonitornya melalui media sosial, baik melalui aplikasi WhatsApp miliknya serta twitter yang dikendalikannya langsung dari smartphonenya itu. Sejak tujuh bulan terakhir, telepon genggam (HP) pribadi wali kota memang diaktifkan selama 24 jam.

Hampir setiap detik ia memeriksa akun sosialnya itu untuk mengetahui perkembangan terakhir seputar Makassar meski berada di lokasi kunjungan yang berbeda di kota ini. Camat dan SKPD juga memanfaatkan akun sosmed tersebut dan melaporkan mulai dari pohon tumbang, titik genangan hingga langkah antisipatif yang ditempuh. Selain itu, pohon tumbang di Biringkanaya, Makassar, Manggala bisa diatasi dalam hitungan menit.

Demikian halnya air yang menggenangi sejumlah titik, mulai dari kompleks perumahan hingga pemukiman dan jalan protokol telah dilakukan pemantauan berikrut upaya menanggulanginya. Dalam group sosmed tersebut tampak kepala BLHD, Jamaing memperlihatkan foto rumahnya yang tengah tergenang air, sementara SKPD lainnya menampilkan foto di sekitar rumahnya.

Tentang respon cepat ini, Danny menyampaikan apresiasi termasuk gerak cepat Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan koordinasi yang dilakukan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar dan organisasi peduli lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makasar

Sumber : antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top