Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

POLLYCARPUS BEBAS, OC Kaligis: Dia Memang Berhak Dapat Remisi

OC Kaligis menyatakan Pollycarpus Budihari Prijanto berhak mendapatkan remisi sesuai Undang-Undang No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 05 Desember 2014  |  13:35 WIB
Pollycarpus Budihari Prijanto (tengah), terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib, saat keluar meninggalkan Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung Jawa Barat, Sabtu (29/11). - Antara/Novrian Arbi
Pollycarpus Budihari Prijanto (tengah), terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib, saat keluar meninggalkan Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung Jawa Barat, Sabtu (29/11). - Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pollycarpus dinilai punya hak untuk mendapatkan remisi atas penahanan dirinya.

Pengacara OC Kaligis menyatakan kliennya Pollycarpus Budihari Prijanto, mantan pilot Garuda Indonesia, berhak mendapatkan remisi sesuai Undang-Undang No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

"Jadi apalagi yang dipermasalahkan, semua aturan sudah dijalani, maka itu merupakan hak terpidana," kata OC kaligis di Jakarta, Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan terkait Pollycarpus, terpidana kasus pembunuhan aktivis Munir, yang resmi mendapat pembebasan bersyarat dan keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung, Jabar, Sabtu (29/11).

Menurut Kaligis, kliennya merupakan korban bahwa sebagai pilot tentu tidak mengetahui siapa penumpang yang ikut dalam penerbangan Jakarta menuju Belanda itu.

Dalam dakwaan terhadap kliennya tercantum bahwa Munir meninggal karena minum orange jus tapi dalam putusan hakim disebutkan tewas akibat makan mie.

Dia mengatakan hal itu sudah merupakan suatu keanehan dan banyak kejanggalan dalam proses kasus Pollycarpus tersebut.

Kaligis mengatakan bahwa pembebasan bersyarat yang diberikan kepada Pollycarpus sudah melalui tahapan dan prosedur yang benar.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado itu mengatakan Pollycarpus dalam menjalani pembebasan bersyarat sudah sesuai Pasal 1 Ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 174 Tahun 1999.

Namun dalam Kepres tersebut remisi adalah pengurangan masa hukuman yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang telah berkelakuan baik selama menjalani pidana.

"Demikian pula pembebasan Pollycarpus telah sesuai Pasal 1 Ayat 6 Peraturan Pemerintah No.32 Tahun 1999," kata mantan pengacara Prita Mulyasari itu.

Pollycarpus keluar dari Lapas Sukamiskin Sabtu, sekitar pukul 15.15 WIB dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Pollycarpus mengenakan kaos dan memakai kacamata hitam itu kemudian pergi meninggalkan lingkungan Lapas sendirian menggunakan taksi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

remisi kasus munir Pollycarpus

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top