AS Minta Indonesia Masuk Trans-Pacific Partnership

Amerika Serikat secara terbuka menawarkan kepada Indonesia untuk menjadi anggota ke-13 Trans-Pacific Partnership (TPP), mengikuti jejak 10 negara lain dalam kerja sama yang diinisiasi oleh Amerika Serikat dan Jepang.
Arys Aditya | 02 Desember 2014 18:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Amerika Serikat secara terbuka menawarkan kepada Indonesia untuk menjadi anggota ke-13 Trans-Pacific Partnership (TPP), mengikuti jejak 10 negara lain dalam kerja sama yang diinisiasi oleh Amerika Serikat dan Jepang.

Indonesia sendiri baru-baru ini menandatangani keanggotaan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang merupakan turunan dari Free Trade Area of the Asia Pacific (FTAAP), sebuah inisiatif kerja sama yang diprakarsai oleh China, rival AS dan Jepang, .

Scot Marciel, Deputy Assistant Secretary Bureau of East Asian and Pacific Affairs Kementerian Luar Negeri AS, menuturkan peluang untuk Indonesia masuk ke dalam TPP sangat terbuka lebar.

Ditambah lagi, paparnya, 12 anggota bertekad menyelesaikan perundingan soal prinsip-prinsip kemitraan dalam waktu dekat.

"TPP memberikan peluang kerja sama yang sangat besar. Tapi tentu saja, jika Indonesia berminat menjadi anggota seperti yang lain, ada peraturan yang harus dipenuhi," ungkapnya, Rabu (2/12).

Sampai sejauh ini TPP diisi oleh Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

Sementara di sisi lain, perundingan mengenai konkretisasi TPP masih mentok karena ada perbedaan pendapat antara kedua inisiator.

Tag : ekonomi global, ekonomi as
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top