Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KLH Lakukan Pemulihan Lahan Limbah B3

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia bersama United Stated Environmental Protection Agency (US EPA) menjajaki kerjasama dalam pemulihan lahan terkontaminasi akibat pencemaran limbah B3 di Indonesia.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 25 September 2014  |  19:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia bersama United Stated Environmental Protection Agency (US EPA) menjajaki kerjasama dalam pemulihan lahan terkontaminasi akibat pencemaran limbah B3 di Indonesia.

Pada tanggal 22 – 24 September 2014 dilakukan kunjungan lapangan oleh tenaga ahli dari USEPA dan KLH pada beberapa lokasi yang terindikasi terkontaminasi limbah B3 salah satunya adalah lahan terkontaminasi akibat limbah minyak di Kota Tarakan.

Hasil temuan sementara disimpulkan bahwa lahan kontaminasi ini harus segera dipulihkan untuk menghindari terjadinya bahaya fisik akibat kemungkinan runtuhnya gedung yang ada dan bahaya pencemaran air dan udara dari limbah B3 yang mencemari lokasi tersebut.  

Asisten Deputi Pengelolaan Limbah B3 dan Kontaminasi Limbah B3 KLH Gunawan Wicaksana mengatakan hal penting lainnya  dari temuan ini adalah menghindari dampak kesehatan terhadap masyarakat yang terpapar limbah minyak tersebut secara langsung.

Dengan adanya kerjasama antar negara ini diharapkan dapat tersusun langkah-langkah lebih efektif penanganan lahan terkontaminasi karena para ahli pemulihan lingkungan ini memiliki pengalaman di negaranya.

Hadir juga bersama pakar dari USEPA, pakar dari EPA Taiwan yang melakukan identifikasi dan memberikan masukan berdasarkan pengalaman mereka selama ini.  Kedua negara ini mempunyai pengalamanan serupa dalam penanganan lahan-lahan terkontamintasi limbah B3.

“Prinsip dasar pengelolaan lingkungan adalah “polluter pays principle”, oleh karena itu, saat ini kami melakukan penelitian sumber pencemar dari limbah minyak ini.  Pihak pencemar harus bertanggung jawab untuk memulihkan lahan yang terkontaminasi ini,” tutur Deputi Bidang Pengelolaan B3, Limbah B3 dan Sampah KLH, Rasio Ridho Sani lewat siaran pers yang diterima Bisnis.com, Kamis (25/9/2014).

Dia menambahkan dihimbau kepada semua pihak yang memiliki data dan mengetahui penyebab kontaminasi ini agar dapat menyampaikan kepada KLH. Selain melakukan site visit ke Tarakan,

Setelah dilakukan site visit di Tarakan, para pakar akan melakukan site visit di Tegal, Jawa Tengah yang memiliki karakter pencemaran dan/atau kerusakan berbeda.  

Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi sarana positif bagi seluruh pemangku kepentingan kegiatan pemulihan lahan terkontaminasi di Indonesia untuk dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

klh limbah b3 limbah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top