Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Negara G20 Didorong Genjot Investasi

Negara-negara yang tergabung dalam G20 didorong untuk menggenjot investasi untuk infrastruktur dan menetapkan kebijakan yang berorientasi peningkatan permintaan domestik untuk menggairahkan kembali mesin ekonomi dunia.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 18 September 2014  |  15:27 WIB
Risia dan logo G20 - Ilustrasi
Risia dan logo G20 - Ilustrasi

Bisnis.com, WASHINGTON--Negara-negara yang tergabung dalam G20 didorong untuk menggenjot investasi untuk infrastruktur dan menetapkan kebijakan yang berorientasi peningkatan permintaan domestik untuk menggairahkan kembali mesin ekonomi dunia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Amerika Serikat Jacob J Lew, merujuk pada rencananya menghadiri pertemuan G20 di Brisbane, Australia akhir pekan ini. Menurutnya, permintaan domestik berperan penting dalam megerek ekonomi global.

“Jelas hal ini  [permintaan domestik] merupakan isu yang membutuhkan perhatian dan diskusi lanjut. Di AS sendiri, pemulihan belanja domestik berlangsung cukup baik,” jelas Lew di Washington, Kamis (18/9/2014).

Seperti diberitakan Bisnis sebelumnya, negara-negara G20 melalui Bendahara Negara Australia, Joe Hockey menyampaikan optimistisnya atas pertambahan pertumbuhan 2%, meski ekonomi dunia masih terdampak krisis geopolitik Ukraina dan Timur Tengah dan volatilitas pasar.

“Mengenai apakah target pertambahan pertumbuhan 2% tercapai atau tidak, G20 berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” kata Hockey.

Australia juga mendorong rekan-rekannya anggota G20 untuk sgera menyelesaikan penyusunan regulasi yang berfokus pada langkah-langkah untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi dunia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertemuan G20

Sumber : Bloomberg/Reuters

Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top