Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RESTORAN CEPAT SAJI: Pekerja McDonalds Mogok di 150 Kota

Pekerja restoran makanan cepat saji yang berada di 150 kota di Amerika Serikat berencana untuk melakukan aksi mogok dalam waktu dekat, sebagai upaya menuntut kenaikan upah.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 02 September 2014  |  18:05 WIB
RESTORAN CEPAT SAJI: Pekerja McDonalds Mogok di 150 Kota
Ibu berusia 28 tahun ini telah bekerja selama hampir 6 tahun dan belum pernah menerima kenaikan gaji. - BISNIS.COM

Bisnis.com, CHICAGO—Pekerja restoran makanan cepat saji yang berada di 150 kota di Amerika Serikat berencana untuk melakukan aksi mogok dalam waktu dekat, sebagai upaya menuntut kenaikan upah.

Seperti dilansir Bloomberg, Selasa (2/8/2014), ribuan pekerja dari jaringan McDonald’s Corp. (MCD) hingga Yum! Brands Inc. (YUM) pemilik Pizza Hut berencana berkumpul pada 4 September 2014. Mereka akan menuntut upah sebesar US$15 per jam dan hak untuk membentuk serikat pekerja. Mereka akan mogok di kota-kota seperti Chicago, Pittsburgh dan Oakland, hingga California.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, pekerja yang menyiapkan dan menyajikan makanan, termasuk makanan cepat saji, rata-rata hanya mendapatkan US$9,08 per jam.

Delores Leonard memperoleh US$8,25 per jam di McDonald kawasan Hyde Park Chicago. Ibu berusia 28 tahun ini telah bekerja selama hampir 6 tahun dan belum pernah menerima kenaikan gaji. Itu sebabnya dia berencana untuk mogok pada Kamis.

Dia mengalami kesulitan membeli sepatu untuk anak-anaknya karena dia hanya mendapat sekitar US$600 per bulan atau US$7.200 per tahun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mcdonald RESTORAN CEPAT SAJI
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top