Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS GAZA: Israel Bom Panti Penyandang Cacat, 4 Tewas

Bombardir Israel ke Jalur Gaza kian membabi buta dan tidak memandang tempat. Pada Sabtu (12/7/2014) dilaporkan empat orang tewas dalam serangan bom ke sebuah pusat rehabilitasi penyandang cacat di Gaza.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 12 Juli 2014  |  20:24 WIB
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  Bombardir Israel ke Jalur Gaza kian membabi buta dan tidak memandang tempat. Pada Sabtu (12/7/2014) dilaporkan empat orang tewas dalam serangan bom ke sebuah pusat rehabilitasi penyandang cacat di Gaza.

Sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, tiga pasien dan seorang perawat tewas dalam ledakan di pusat rehabilitasi di Jebaliya, sebelah timur Kota Gaza. Sementara itu, menurut Reuters, dua wanita cacat tewas dan empat lainnya luka-luka dalam serangan tank Israel itu.

Namun juru bicara militer Israel mengatakan sedang memeriksa rincian tentang mengapa pusat rehabilitasi itu dijadikan target sasaran.

Jatuhnya korban jiwa tersebut menambah jumlah korban tewas yang telah mencapai 124 orang dalam 5 hari serangan militer Israel sejak Selasa lalu.

Meski korban terus berjatuhan, Israel tetap bersikeras akan melanjutkan aksi militernya untuk menghentikan serangan misil Hamas ke Israel.

Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mengatakan Jumat malam bahwa dia akan melanjutkan agresi sampai mencapai tujuannya.

“Tidak ada satupun tekanan internasional yang dapat mencegah kami bertindak melawan organisasi teror yang berseru menghancurkan kami. Tidak ada satupun teroris di Gaza yang kebal,” kata Netanyahu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina israel gaza

Sumber : Reuters/Al Jazeera

Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top