Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Militer Thailand Merapat ke China

Sejumlah delegasi militer Thailand berkunjung ke China untuk membahas keamanan regional dan latihan militer bersama. Langkah tersebut dilakukan oleh Thailand lantaran penarikan bantuan militer dari dunia barat.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 11 Juni 2014  |  19:35 WIB

Bisnis.com, BANGKOK—Sejumlah delegasi militer Thailand berkunjung ke China untuk membahas keamanan regional dan latihan militer bersama. Langkah tersebut dilakukan oleh Thailand lantaran penarikan bantuan militer dari ‘dunia barat’.

Jenderal Surasak Kanjanarat, Menteri Pertahanan Thailand mengatakan pertemuan tersebut ditujukan untuk memetakan rencana aksi masa depan dengan China, tanpa menyebutkan lebih rinci.

Pendekatan militer Thailand dengan China merupakan respon dari penarikan dukungan militer antara lain Amerika Serikat dan Inggris. Penarikan tersebut tidak terlepas dari pemberlakukan pemerintah militer di Negeri Gajah Putih ini.

“Kami membicarakan tentang keamanan regional dan tidak membicarakan kondisi Thailand, karena itu tidak berhubungan,” tekan Surasak di Bangkok, Rabu (11/6).

Pengambilalihan kekuasaan oleh militer merupakan rentetan dari tergulingnya Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, meninggalkan Thailand dengan kevakuman politik.

Akibatnya, beberapa negara, termasuk AS, mengecam pemerintahan militer karena dianggap melukai demokrasi di Thailand.  

Berbeda dengan sikap negara barat, perwakilan China dan Vietnam menemui Thailand untuk menunjukkan dukungannya kepada junta militer.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Krisis Thailand

Sumber : Reuters

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top