TARIF LISTRIK: Kenaikan TDL Picu Peningkatan Inflasi Sumut 0,3%

Penaikan tarif dasar listrik (TDL) pada 1 Juli 2014 bagi golongan rumah tangga dan industri dengan daya tertentu dinilai akan memicu peningkatan inflasi Sumatra Utara 0,3%.
Febrany D. A. Putri
Febrany D. A. Putri - Bisnis.com 09 Juni 2014  |  14:23 WIB
TARIF LISTRIK: Kenaikan TDL Picu Peningkatan Inflasi Sumut 0,3%
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, MEDAN - Penaikan tarif dasar listrik (TDL) pada 1 Juli 2014 bagi golongan rumah tangga dan industri dengan daya tertentu dinilai akan memicu peningkatan inflasi Sumatra Utara 0,3%.

Pengamat ekonomi IAIN Sumut Gunawan Benjamin menjelaskan penaikan tarif listrik tersebut akan memicu peningkatan administered prices. Beban masyarakat pun akan meningkat.

"Penaikan tarif terutama akan berpengaruh terhadap kenaikan harga jual produk industri, terutama industri kecil dan menengah. IKM Sumut banyak yang berlangganan listrik di atas 1.300 VA," ujar Gunawan, Senin (9/6/2014).

Lebih lanjut, Gunawan mengkahawatirkan langkah efisiensi yang akan ditempuh IKM Sumut untuk mengompenasi peningkatan TDL, yakni PHK. PHK hanya akan memperburuk kualitas pertumbuhan ekonomi Sumut dengan peningkatan pengangguran.

Selain itu, lanjut Gunawan, laju inflasi Sumut akan semakin tinggi menyambut berbagai momen seperti puasa, Lebaran, dan libur sekolah.

Ketua Harian TPID Sumut Mikael Budisatrio mengatakan, menyambut puasa dan Lebaran, Sumut masih akan mengalami inflasi. Inflasi terutama dipicu oleh peningkatan kelompok admistred prices, seperti tarif listrik.

"Selain itu, yang harus diwaspadai meningkat adalah harga tiket pesawat," pungkasnya.

Pada Mei 2014, laju inflasi Sumut mencapai 0,43% meningkat dari 0,23% pada April 2014. Peningkatan inflasi dipicu oleh kenaikan harga wortel dan tomat buah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tarif listrik, kenaikan tdl

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top