Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sumsel Diminta Selesaikan Hilirisasi Perkebunan

Pemprov Sumsel diminta membenahi tiga bidang yang meliputi infrastruktur, tata ruang dan birokrasi daerah untuk mengembangkan industri hilir berbasis perkebunan di provinsi itu.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 04 Juni 2014  |  15:32 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumsel diminta membenahi tiga bidang yang meliputi infrastruktur, tata ruang dan birokrasi daerah untuk mengembangkan industri hilir berbasis perkebunan di provinsi itu.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Dody Zulverdi mengatakan ketiga bidang itu merupakan faktor penting untuk merealisasikan hilirisasi industri di suatu daerah.

“Ketiganya merupakan sektor yang bisa diatasi oleh pemerintah daerah bukan pemerintah pusat untuk mendukung hilirisasi,” katanya.

Menurut dia, Sumsel tergolong provinsi yang tertinggal dalam mengembangkan industri hilir dibanding provinsi lain karena ekspor manufaktur dari Sumsel masih sedikit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di provinsi itu memang terlihat menurun.

Pertumbuhan produksi industri manufaktur skala tersebut pada Kuartal I/2014 senilai 3,34% atau lebih rendah dibanding nasional (y-o-y) yang mencapai 4,41%.

Penurunan produksi itu terlihat pada kelompok industri furniture yang melambat 13,03% pada kuartal I/2014 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.  Selain itu industri makanan juga tumbuh minus 2,96%.

Sementara itu Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Harry Hartanto mengatakan pemerintah perlu segera mengembangkan industri olahan untuk kelapa sawit.

“Kami melihat upaya pemerintah untuk mengembangkan hilirisasi kelapa sawit masih setengah hati,” katanya.

Dia mencontohkan program hilirisasi kelapa sawit menjadi biodiesel yang sempat digaung-gaungkan pemerintah dan sekarang melempem.

“Seharusnya ada solusi produk apalagi yang bisa diolah selain menjadi biodiesel dari kelapa sawit ini,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hilirisasi industri
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top