PEREKONOMIAN EROPA: Data Ekonomi Zona Euro Bakal Tekan ECB

Sejumlah ekonom memprediksi data ekonomi yang menunjukkan inflasi masih bertengger lemah dan tingkat pengangguran yang masih tinggi akan memaksa European Central Bank (ECB) untuk intervensi lebih dalam.
Amanda Kusumawardhani | 02 Juni 2014 23:06 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, LONDON -- Sejumlah ekonom memprediksi data ekonomi yang menunjukkan inflasi masih bertengger lemah dan tingkat pengangguran yang masih tinggi akan memaksa European Central Bank (ECB) untuk intervensi lebih dalam.

Paket kebijakan mulai dari pemangkasan suku bunga negatif hingga likuditas tambahan bagi perbankan akan menjadi isu utama yang akan dibahas dalam pertemuan Kamis (5/6/2014).

"Jika Anda melihat data ekonomi secara lebih luas, potensinya [inflasi rendah dan pengangguran tinggi]. Itu menunjukkan stimulus sangat dibutuhkan," ucap James Ashley, Ketua Ekonom Eropa RBC Capital Markets di London, Senin (2/6).

Untuk itu, Ashley menekankan zona euro lebih membutuhkan langkah yang konvensional sekaligus terbaru guna mengatasi persoalan fundamental tersebut.

Survei Bloomberg News menyebutkan dari 50 ekonom yang ada, 44 ekonom memperkirakan ECB akan menjadi bank sentral pertama yang akan memangkas suku bunga acuan ke level negatif dengan memotong suku bunga deposito.

Dua ekonom lainnya mengatakan ECB hanya akan memangkas suku bunga acuan saja.

Menurut data Bloomberg, inflasi akan melambat menjadi 0,6% pada Mei 2014 dari 0,7% pada April lalu.

Jika itu terjadi, maka inflasi terus bergerak di bawah 1% selama 8 bulan berturut-turut, dan semakin menjauhkannya dari target ECB yaitu di bawah 2%.

Di sisi lain, tingkat pengangguran diperkirakan tetap yaitu 11,8% pada April 2014, masih mendekati rekor tertinggi yaitu 12% pada tahun lalu.

Pada Maret tahun ini, tingkat pengangguran di 18 negara yang menggunakan mata uang euro ini berkisar dari 4,9% di Austria hingga melonjak naik 25% di Spanyol. 

Sumber : Bloomberg

Tag : zona euro
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top