Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SUKU BUNGA ACUAN AS: Penjelasan Yellen Bikin Pasar Bingung

Upaya Janet Yellen untuk memberikan penjelasan terkait prospek tingkat suku bunga acuan bank sentral AS dengan mengabaikan perkiraan dari para pembuat kebijakan malah membuat investor bingung.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 29 April 2014  |  12:07 WIB
/Reuters
/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Upaya Janet Yellen untuk memberikan penjelasan terkait prospek tingkat suku bunga acuan bank sentral AS dengan mengabaikan perkiraan dari para pembuat kebijakan malah membuat investor bingung.

Sejumlah pejabat the Fed mengeluarkan proyeksi pada bulan lalu yang menunjukkan tingkat bunga acuan akan naik lebih cepat dari perkiraan. Pernyataan itu membuat imbal hasil obligasi menjadi lebih tinggi.

Dalam waktu satu jam, Yellen mengesampingkan proyeksi itu dan mengatakan kepada investor untuk fokus pada pernyataan resmi dari bank sentral yang menekankan akan mempertahankan tingkat bunga rendah.

Penjelasan mengenai rencana bank sentral akan menjadi sangat penting pada saat pemulihan ekonomi cenderung membuat penaikan tingkat bunga untuk pertama kali sejak 2006.

"Sinyal membingungkan menimbulkan guncangan pasar obligasi pada saat pembuat kebijakan memulai apa yang akan menjadi 'sebuah siklus pengetatan yang luar biasa rumit,” ujar Drew Matus, seorang mantan analis pasar pada Federal Reserve Bank of New York.

“Komunikasi The Fed yang menimbulkan pertanyaan kian membingungkan pada saat para pejabatnya berupaya untuk transparan,” ujar Matus sebagaimana dikutip Bloomberg, Selasa (29/4/2014).  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sentral as janet yellen

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top