Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PESAWAT VIRGIN AUSTRALIA: Matt Christoper Bisa Dijerat Hukum Lokal & Internasional

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar menyatakan apa yang terjadi pada pesawat Boeing milik Virgin Blue Air masih belum dapat dikatakan sebagai pembajakan.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 25 April 2014  |  17:23 WIB
Virgin Blue Air - theirresistibleforce.com
Virgin Blue Air - theirresistibleforce.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar menyatakan apa yang terjadi pada pesawat Boeing milik Virgin Blue Air masih belum dapat dikatakan sebagai pembajakan.

Namun, ulah dari seorang penumpang yang bernama Matt Christopher dengan menggedor-gedor pintu kokpit adalah mengganggu kenyamanan dan keselamatan penumpang lain di dalam pesawat selama penerbangan berlangsung.

"Saat ini kita sudah melakukan langkah-langkah. Dugaannya adalah mengganggu keselamatan dan kenyamanan selama penerbangan. Kita tunggu informasi dari sana, karena yang bersangkutan bicaranya masih kurang jelas," jelasnya kepada wartawan, Jumat (25/4/2014).

Namun, lanjut Boy, pihak bandara memang melakukan mengarahkan prosedur pendaratan bagi pesawat dengan prosedur antisipasi pembajakan. Sebab, pilot telah mengirimkan sinyal kemungkinan adanya pembajakan saat insiden terjadi.

Boy juga mengatakan, nantinya Matt dapat dikenakan hukum internasional ataupun hukum lokal. Saat ini, polisi telah mengamankan Matt Christopher. Tes urine pun akan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya pengaruh alkohol ataupun obat-obatan terlarang sehingga membuat Matt berperilaku mengganggu kenyamanan penerbangan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top