Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Andi Mallarangeng Tuding Jaksa KPK Tidak Cermat

Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center di Bukit Hambalang, Bogor, Andi Alifian Mallarangeng menyayangkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi atas eksepsinya.
Lukmanul Hakim Daulay
Lukmanul Hakim Daulay - Bisnis.com 24 Maret 2014  |  16:27 WIB
Andi Mallarangeng - Antara
Andi Mallarangeng - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center di Bukit Hambalang, Bogor, Andi Alifian Mallarangeng menyayangkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi atas eksepsinya.

Menurut Andi, tanggapan yang dibacakan JPU sama sekali tidak menjawab keberatan atas eksepsi yang dilayangkannya.

"Dari tanggapan jaksa bisa kita lihat sendiri, bahwa JPU tidak menjawab keberatan kami terhadap dakwaan yang menurut kami tidak benar, jelas, dan cermat, dan faktanya juga berbeda-beda," ujar Andi usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (24/3/2014).

Andi menjelaskan, banyak hal dalam dakwaan yang tidak dijelaskan oleh JPU, seperti soal fee 18% atas proyek itu. Di mana menurut Andi, jika dilihat dalam dakwaan dirinya dengan terdakwa lain, yakni mantan Kabiro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora, Deddy Kusdinar dakwaannya sangat berbeda.

"Saya tak tahu selebihnya, saudara bisa menilai sendiri bagaimana kualitas dakwaan jaksa," kata mantan Menpora ini.

Andi menilai seharusnya dakwaan JPU tidak dapat diterima.

Andi pun terus membantah melakukan pelanggaran hukum atas proyek senilai Rp2,5 triliun itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hambalang andi mallarangeng
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top