Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Bahan Bangunan Menggeliat, Norton Patok Penjualan Naik 10%

Sebagai pemain baru di Surabaya, pemasok bahan bangunan Norton tahun ini pun menargetkan pertumbuhan penjualan hingga 10% seiring dengan meningkatnya kebutuhan bahan bangunan, baik untuk rumah tangga maupun proyek properti.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 19 Februari 2014  |  19:07 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Pemasok bahan bangunan dalam beberapa tahun terakhir banyak bermunculan, baik menggunakan konsep outlet, supermarket, maupun one stop shopping.

Sebagai pemain baru di Surabaya, pemasok bahan bangunan Norton tahun ini menargetkan pertumbuhan penjualan hingga 10% seiring dengan meningkatnya kebutuhan bahan bangunan, baik untuk rumah tangga maupun proyek properti.

Mulyadi, pemilik Norton, mengatakan target pertumbuhan yang ingin dicapai tahun ini memang tidak jauh berbeda dengan angka tahun lalu karena pihaknya menyesuaikan kondisi ekonomi saat ini.

“Pertumbuhan penjualan itu ada, tetapi kami tidak berani berekspektasi terlalu tinggi, apalagi banyak yang bilang sektor properti tahun ini melambat,” katanya dalam konferensi pers pameran bahan bangunan Norton Build (Building, Utilities, Installation, Landscape, Design) di Tunjungan Plaza, Surabaya, Rabu (19/2/2014).

Untuk memperkenalkan kepada pasar, katanya, Norton sengaja menggelar pameran bahan bangunan selama 5 hari sejak 19-23 Februari 2014 di Atrium TP 3 Surabaya.

Pameran tersebut Norton didukung sejumlah merek bahan bangunan seperti Ariston, Citicon, Semen Tiga Roda, Lenkote, Tedmod Group, dan Millan.

Outlet kami sendiri baru ada dua, semuanya di Surabaya. Ke depan kami akan tambah lagi outlet-outlet yang lebih bagus,” imbuh Mulyadi.

Dia menambahkan setiap konsumen di outlet akan dilayani oleh pemandu yang akan menjelaskan detil setiap produk bahan bangunan. “Jadi kami tidak memperbolehkan orang untuk beli sendiri agar mengenal setiap produk,” katanya.

Meski pangsa pasar Norton masih terbilang kecil dibandingkan para pesaing, dia tetap optimistis bisa menguasai pasar yang dimulai dari Kota Surabaya terlebih dahulu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahan bangunan
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top