Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Bongkar Perdagangan Senjata Api

Bareskrim Polri kembali mengungkap sindikat peredaran senjata api, senjata tajam, dan bahan peledak ilegal.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 14 Februari 2014  |  14:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Bareskrim Polri kembali mengungkap sindikat peredaran senjata api, senjata tajam, dan bahan peledak ilegal.

Keberhasilan ini merupakan pengembangan dari penyidikan kasus yang melibatkan tersangka berinisial ES.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan bahwa ES telah menjual sebuah pen gun dan dua pistol browning melalui rekannya yang berinisial CS dan IG yang berdomisili di Jawa Timur.

"Dari pengembangan penyidikan, kita juga telah menggeledah kediaman SCW dan mendapat barang bukti amunisi kaliber 22mm sebanyak 50 butir dan dua pucuk air gun. Itu dibeli dari ES," jelas Kombes Pol Mashudi, Jum'at (14/02/2014)

Dia menjelaskan selain menjual senjata kepada SCW, ES rupanya juga telah menjual senjata jenis pen gun dan 50 butir amunisi kaliber 22 mm kepada CW yang telah ditangkap oleh polisi di Jawa Timur pada 16 Januari 2014.
 
ES ditangkap oleh polisi pada Desember 2013 karena perdagangan senjata api ilegal  bersama dengan ketiga rekannya dengan inisial TH, DA, dan SR.

ES dan rekannya dikenakan pasal 1 ayat (1) UU Darurat no 12/1951 dan pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 12/1951 mengenai kepemilikan senjata api secara ilegal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

senjata api kepemilikan senjata api
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top