Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan AS Butuh Pekerja, Lowongan Kerja Meningkat

Lowongan kerja di Amerika Serikat pada Oktober naik ke level tertinggi dalam kurun lebih dari lima tahun, di tengah keterbatasan anggaran perusahaan dan meningkatnya kepercayaan pada ekspansi ekonomi
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 Desember 2013  |  09:52 WIB
Perusahaan AS Butuh Pekerja, Lowongan Kerja Meningkat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Lowongan kerja di Amerika Serikat pada Oktober naik ke level tertinggi dalam kurun lebih dari lima tahun di tengah keterbatasan anggaran perusahaan dan meningkatnya kepercayaan pada ekspansi ekonomi.

Jumlah posisi yang akan diisi naik 42.000 sampai 3,93 juta  atau yang tertinggi sejak Mei 2008, menurut Departemen Tenaga Kerja hari ini. Data lainnya menunjukkan pedagang besar terus menaikkan cadangan mereka ke level tertinggi dalam dua tahun sebagai isyarat bahwa mereka bersiap untuk meningkatkan penjualan .

“Perusahaan tengah berupaya memenuhi lowongan kerja dan mereka tahu ekonomi akan membaik dan untuk memenuhi permintaan mereka harus memberikan gaji yang lebih kompetitif,” ujar Ryan Sweet, senior ekonom pada Moody’s Analytics Inc., Pennsylvania sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (11/12/2013).

Dari sisi bank sentral AS, ujar Sweet, bank itu akan melakukan pertemuan pada Desember ini. Namun sebenarnya para pejabat bank sentral akan menunggu hingga 2014 dan baru memulai memangkas stimulus, ujarnya.  

Sekitar 2,39 juta orang berhenti bekerja pada Oktober atau yang tertinggi sejak Oktober 2008 dan naik dari 2,33 juta pada bulan sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stimulus tenaga kerja data tenaga kerja as

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top