Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boediono Dipanggil Timwas Century, Seskab Bilang Abaikan Saja

Tindakan Wakil Presiden Boediono yang memutuskan untuk tidak akan hadir memenuhi panggilan Tim Pengawas Century, pada 18 Desember 2013 mendatang, mendapat dukungan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.
Nurbaiti
Nurbaiti - Bisnis.com 05 Desember 2013  |  08:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Tindakan Wakil Presiden Boediono yang memutuskan untuk tidak akan hadir memenuhi panggilan Tim Pengawas Century, pada 18 Desember 2013 mendatang, mendapat dukungan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.

“Masalah Bank Century sudah di Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK], Pak Boed [panggilan akrab Boediono] sudah benar menolak undangan Timwas,” tulis Seskab Dipo Alam dalam akun twitternya @dipoalam49 yang diunggahnya Rabu (4/12/2013) malam, seperti dikutip laman resmi Sekretariat Kabinet.

Senada dengan alasan Wapres, menurut Seskab Timwas Bank Century adalah para politisi, bukan penegak hukum. Karenanya, Pak Boed abaikan saja panggilan Timwas Bank Century DPR.

"Kalau memang ada panggilan, panggilannya nggak usah diladenin. Abaikan saja. Itu saya sampaikan ke Seswapres untuk disampaikan ke Pak Bud," kata  Dipo Alam mengingat pendapatnya yang disampaikan terkait rencana panggilan Timwas Century kepada Wapres Boediono.

Dipo mengingatkan, tugas Timwas Century adalah mengawasi penegak hukum yang menangani kasus Century, sehingga tidak perlu memanggil-manggil orang dalam kaitan kasus itu. 

"Timwas Century bukan Penegak Hukum, Pansus Jilid II, atau Pengadilan, karenanya tak bisa panggil-panggil orang seenaknya. Apalagi Wakil Presiden," kata Dipo.

Mengenai sikapnya yang ngotot menyarankan Wapres Boediono mengabaikan panggilan Timwas Century, menurut Dipo Alam, dirinya hanya ingin menempatkan masalah dalam proporsi yang benar.

"Dalam menjalankan fungsi tata kelola manajemen kabinet, saya juga bertugas melindungi Presiden dari bahan olok-olokan atau permainan oleh siapapun. Saya menangkap kesan, pemanggilan ini hanya mainan politik supaya dilihat bekerja atau tidak. Ini kan sudah masuk tahun politik dan ada kaitan dengan kegenitan politik, barangkali terkait dengan pencalegan," ujar Dipo.

Mengganggu Proses Penegakan Hukum

Sebagaimana diketahui melalui akun twitternya @boediono, Wapres Boediono memutuskan untuk tidak akan hadir memenuhi panggilan Tim Pengawas (Timwas) Century, yang memintanya hadir pada 18 Desember 2013 mendatang.

“Saya tidak akan hadir memenuhi panggilan Timwas Century  karena itu dapat mengganggu jalannya proses penegakan hukum yang kini sedang berlangsung di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tulis Boediono melalui akun twitternya @boediono yang diunggahnya Rabu (4/12/2013) malam.

Wapres mengatakan dia berkomitmen membantu KPK menuntaskan masalah Century,dan tidak ingin proses penegakan hukum yang sedang berlangsung terganggu oleh intervensi politik apapun.

“Proses politik di DPR sudah selesai dengan keputusan menyerahkan masalah ini kepada lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu menuturkan, tugas Timwas, sesuai dengan keputusan Paripurna DPR, adalah mengawasi para penegak hukum.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank century wapres dipo alam wapres boediono kasus bank century seskab

Sumber : Anggi Oktarinda

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top