Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LG dan Sharp Memilih Berdamai dalam Kasus Plasmacluster

Sengketa merek Plasmacluster antara LG Electronics Inc. dengan Sharp Kabushiki Kaisha, alias Sharp Corp., bakal berakhir damai setelah kedua perusahaan sepakat menyelesaikan perselisihan yang sudah berumur setahun ini di luar persidangan
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 22 November 2013  |  22:45 WIB

Bisnis.com,  JAKARTA - Sengketa merek Plasmacluster antara LG Electronics Inc. dengan Sharp Kabushiki Kaisha, alias Sharp Corp., bakal berakhir damai setelah kedua perusahaan sepakat menyelesaikan perselisihan yang sudah berumur setahun ini di luar persidangan. 

Kuasa hukum LG Justisiari P. Kusumah dari kantor hukum K&K Advocates mengakui ada upaya dari kedua pihak untuk menyelesaikan perselisihan ini dan penetapannya akan dilakukan pekan depan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. "[Sidang penetapannya] Kamis depan," ungkapnya kepada Bisnis hari ini Jumat (22/11). 

Dalam sidang penetapan, majelis hakim akan mengesahkan perjanjian perdamaian yang telah disusun dan disepakati kedua pihak. 

Justisiari menerangkan perdamaian dipilih untuk mengakhiri upaya hukum yang saling dilontarkan kedua pihak. LG menggugat Sharp atas merek Plasmacluster, sedangkan sebelumnya telah Sharp melaporkan perusahaan Korea Selatan itu ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri karena diduga melakukan pelanggaran merek. 

LG menggunakan merek Plasmaster untuk salah satu produk pendingin ruangan mereka, sedangkan merek AC kepunyaan Sharp bernama Plasmacluster.

Dengan kesepakatan ini, kedua perusahaan akan mencabut gugatan pembatalan merek serta laporan pidana masing-masing, dan bisa memakai merek masing-masing dengan leluasa. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sengketa merek sharp
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top