Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratusan Warga Unjuk Rasa Mendukung Reklamasi Teluk Benoa

Sekitar 700 orang yang tergabung dalam Forum Bali Harmoni berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur dan DPRD Bali untuk mendukung rencana reklamasi Teluk Benoa karena proyek itu dinilai bisa menyejahterakan warga.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 11 November 2013  |  13:04 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Sekitar 700 orang yang tergabung dalam Forum Bali Harmoni berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur dan DPRD Bali untuk mendukung rencana reklamasi Teluk Benoa karena proyek itu dinilai bisa menyejahterakan warga.

Peserta unjuk rasa yang mengenakan pakaian adat Bali itu mengklaim dari Forum Bali Harmoni (FBH), yang merupakan gabungan warga masyarakat yang berasal dari sembilan kabupaten dan kota di Bali.

Mereka menyatakan siap mendukung seluruh proyek pemrintah yang dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat, termasuk reklamasi Teluk Benoa.

Kordinator Lapangan Made Derik Jaya melakukan orasi dan membacakan pernyataan sikap mendukung rencana reklamasi Teluk Benoa dan menolak pencabutan SK reklamasi Tanjung Benoa.

“Kami mohon Gubernur tetap mempertahankan SK tersebut, karena reklamasi akan menguntungkan banyak orang,” katanya, Senin (11/11/2013).

Derik Jaya juga menyatakan reklamasi diharapkan mencerminkan filofosi Tri Hita Karana yang memperhatikan lingkungan sekitar dan membangun dengan arsitektur Bali, menata kawasan yang indah serta melestarikan hutan mangrove.

Dia mengatakan proyek reklamasi akan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran, jadi tidak ada alasan untuk menolak. FBH juga mendukung revisi peraturan daerah (perda) tentang rencata tata ruang wilayah (RTRW) Provinsi Bali

Forum ini tidak rela jika orang luar ikut-ikutan melakukan aksi menolak reklamasi, termasuk kelompok-kelompok yang selalu menyudutkan pemerintah.

“Kami minta Gubernur dan Ketua DPRD Bali menindak tegas kelompok kecil yang menjelek-jelekkan pemerintahan tanpa fakta yang jelas yang seolah-olah mewakili masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu FBH juga memperingatkan beberapa media cetak dan elektronik yang kerap memuat berita yang isinya memprovokasi. “Ini merupakan sikap Forum Bali Harmoni yang merupakan aspirasi masyarakat yang menginginkan Bali damai shanti dan jagaddhita,” kata Derik.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali I Made Gunaja yang menerima pengunjuk rasa tersebut mengatakan menampung seluruh pernyataan sikap dan akan menyampaikannya langsung kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Ratusan pengunjuk rasa kemudian bergerak ke Kantor DPRD Bali yang hanya sekitar 200 meter dari Kantor Gubernur. Mereka diterima anggota Komisi I DPRD Bali Dewa Nyoman Rai dan menyampaikan pernyataan sikap serupa.

Kata Dewa Rai yang berasal dari Fraksi PDI-P ini mengatakan dirinya sejak awal mendukung reklamasi karena yakin akan banyak bermanfaat bagi masyarakat maupun kepariwisataan di Bali. “Saya akan emmbawa aspirasi ini ke rapat pimpinan dewan,” katanya.

Dewa Rai mengatakan dalam setiap pembangunan maupun program pemerintah pasti ada pro dan kontra. Namun semua itu bisa dicarikan jalan keluar dengan melakukan sosialisasi program yang direncanakan tersebut.

"Saya dari dulu mendukung rencana reklamasi karena daerah pesisir di Bali semakin luas cakupan abrasinya sehingga diperlukan langkah-langkah penyelamatan melalui reklamasi,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teluk benoa reklamasi teluk benoa
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top