Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Manado Terkini: Masih Aman Tsunami

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Manado mengisyaratkan Manado masih aman dari potensi tsunami akibat gempa 7,2 SR di Filipina.
BNPB
BNPB

Bisnis.com, MANADO-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Manado mengisyaratkan Manado masih aman dari potensi tsunami akibat gempa 7,2 SR di Filipina.

Sekretaris BPBD Manado Muardi Rahimola mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bandan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait peringatan dampak tsunami.

"Hingga pukul 14.51 WITA, kami sudah tiga kali berkoordinasi dengan BMKG. Sejauh ini, Kota Manado masih dinyatakan aman," katanya ketika dihubungi Bisnis, Selasa (15/10/2013).

Dia mengatakan BMKG tentunya akan mengeluarkan peringatan apabila potensi tsunami semakin tampak.

BPBD Kota Manado, lanjutnya, menghimbau warga setempat agar tidak panik terkait kabar potensi tsunami tersebut.

"Saat tsunami melanda Jepang, ada peringatan agar masyarakat waspada. Kami sudah menerima informasi gempa Filipina sejak pagi ini," katanya.

Berdasarkan pemantauan Bisnis, warga Kota Manado tetap beraktivitas normal sepanjang hari ini.

Jerry, salah seorang warga, mengatakan tidak mengetahui informasi mengenai potensi tsunami di Manado.

"Saya memang merasakan ada sedikit tekanan saat berenang di laut. Saya beraktivitas di laut sekitaran Boulevard hampir setiap hari," katanya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kawasan niaga Boulevard, Kota Manado yang tertetak di pinggir pantai masih terlihat ramai. Pusat perbelanjaan yang berada di wilayah tersebut juga tetap banyak pengunjungnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melansir gempa bumi berkekuatan 7,2 SR terjadi di 5 km dari timur Balilihan atau 21 km tenggara Tibigan, Region Central Visayas, Filipina pada pukul 07.12 WIB.

Efek gempa tersebut diperkirakan berdampak pada tsunami yang mencapai Manado, Patani, Sorong, Tarakan, dan Jayapura sekitar 3-4 jam setelah kejadian.

BNPB memerkirakan tsunami tidak terlalu tinggi untuk wilayah di Indonesia.

"Masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak panik. Jauhi aktivitas di sekitar laut dan pesisir di daerah tersebut. Informasi akan terus disampaikan sesuai perkembangan yang ada," ujar Sutopo Purwo NugrohoKepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB secara tertulis.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper