Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rakernas Kadin, Balthasar Kambuaya Ajak Pengusaha Jaga Lingkungan

Bisnis.com, PEKANBARU - Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya meminta para pelaku usaha bisa melakukan kegiatan produksi dengan betul-betul efisien dan tidak merusak lingkungan.
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 17 September 2013  |  19:11 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU - Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya meminta para pelaku usaha bisa melakukan kegiatan produksi dengan betul-betul efisien dan tidak merusak lingkungan.

Dengan demikian, sambungnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi bisa tercapai tapi di sisi lain lingkungan bisa tetap terjaga.

Balthasar mengatakan dalam konsep penerapan konsumsi dan produksi berkelanjutan atau sustainable consumption and production (SCP) yang dibuat pemerintah berkaitan dengan green economy, para pelaku usaha berperan dari sisi produksi, baik mereka yang bergerak di sektor pertanian, perindustrian, maupun peternakan.  

“Konsep SCP ini tujuannya adalah berusaha meningkatkan quality of life masyarakat kita. Konsep itu dibuat pemerintah, konsepnya bagus tapi para pelaku bisnis-lah yang bisa implementasi di lapangan. Saya apresiasi Kadin yang melakukan hal ini melalui anggota Kadin,” ujarnya saat menutup Rakernas Kadin di Pekanbaru, Selasa (17/9/2013).

Sementara itu, dari sisi konsumsinya ada empat pelaku utama yang berperan dalam konsep SCP, yaitu pemerintah, pelaku usaha itu sendiri, komunitas, serta keluarga. Balthasar percaya bahwa konsep SCP bukanlah sesuatu yang mustahil dilakukan di Indonesia.

Pada penutupan Rakernas Kadin hari ini, Selasa (17/9/2013) di Pekanbaru, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kadin Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) tentang penerapan konsumsi dan produksi berkelanjutan di Indonesia atau inisiatif 10 years sustainable consumption and production (SCP).

Perjanjian kerja sama ini adalah langkah konkrit penerapan konsumsi dan produksi berkelanjutan, yang akan meningkatkan ketersediaan dan akses terhadap berbagai barang/jasa dan teknologi yang ramah lingkungan.

Henry Bastaman, Deputi VII Kementerian Lingkungan Hidup bidang Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas mengatakan parameter keberhasilan SCP ini ada pada lima hal, yaitu Green Building, Green Procurement, Green Tourism, Green Industry, dan Green Mining.

Green Procurement misalnya, saat orang sudah memakai produk-produk yang sudah memenuhi kriteria ramah lingkungan, serta sudah semakin banyak produk yang bisa memenuhi kriteria green dan itu bisa dikonsumsi. Itu indikatornya dan akan terus kami kembangkan,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin menteri lingkungan hidup scp
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top