Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LONGSOR FREEPORT: Mabes Polri Periksa 8 Saksi

BISNIS.COM, JAKARTA—Tim investigasi Mabes Polri memeriksa delapan saksi terkait kasus longsor yang terjadi di terowongan Big Gossan, tambang bawah tanah PT Freeport, Papua.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 27 Mei 2013  |  13:37 WIB
LONGSOR FREEPORT: Mabes Polri Periksa 8 Saksi
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Tim investigasi Mabes Polri memeriksa delapan saksi terkait kasus longsor yang terjadi di terowongan Big Gossan, tambang bawah tanah PT Freeport, Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan tim tersebut turut bekerjasama dengan ahli berbagai universitas dan dari Kementerian ESDM yang terkait guna memberikan pendapat terhadap ahli saksi.

 “Tim sudah bekerja, delapan saksi yang sudah diperiksa. Nanti tim ini cari tahu sebab runtuhnya,” ungkapnya, Senin (27/5)

Dia mengatakan tim tersebut sudah mulai bekerja menyelidiki peristiwa runtuhnya terowongan di Mile 74, Free Port.

Sementara Polda Papua juga sudah membentuk tim bersama instansi terkait. “Nanti diharapkan supaya saksi bisa beri kejelasan,” katanya.

Sebelumnya, peristiwa longsor terjadi pada 14 Mei lalu di ruang kelas 11, pusat pelatihan yang terdapat di terowongan Big Gossan. Big Gossan terletak pada ketinggian 3.020 meter dari permukaan laut, tetapi memiliki kedalaman 600 meter dari permukaan tanah. Jarak titik longsor ke pintu masuk masuk terowongan sepanjang 500 meter.

Sebanyak 28 dari 38 orang diketahui meninggal dunia akibat tertimbun batu dan tanah dan 10 orang di antaranya selamat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tambang Freeport longsor kecelakaan big gossan
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top