Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEREKONOMIAN TAIWAN: Pertumbuhan Melambat pada Kuartal I

BISNIS.COM, TAIPEI—Perekonomian Taiwan bertumbuh pada fase yang lebih lambat dari perkiraan para ekonom pada kuartal I/2013. Hal tersebut disebabkan oleh lambatnya pemulihan ekonomi global yang berdampak buruk pada ekspor, serta meningkatnya tekanan
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 30 April 2013  |  14:58 WIB

BISNIS.COM, TAIPEI—Perekonomian Taiwan bertumbuh pada fase yang lebih lambat dari perkiraan para ekonom pada kuartal I/2013. Hal tersebut disebabkan oleh lambatnya pemulihan ekonomi global yang berdampak buruk pada ekspor, serta meningkatnya tekanan pada bank sentral untuk tidak menaikkan suku bunga guna membantu pertumbuhan.
 
Dalam laporan awal yang dirilis di Taipei pada Selasa (30/4), Badan Statistik Taiwan mengatakan Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat 1,54% selama periode Januari hingga Maret 2013, setelah mengalami peningkatan  sebesar 3,72% pada kuartal IV/2012. Pertumbuhan tersebut lebih kecil dari perkiraan median sebesar 3,1% dari 17 ekonom yang disurvei Bloomberg.
 
Melambatnya pertumbuhan Taiwan menandakan adanya penurunan ekonomi global setelah pertumbuhan China dan Amerika Serikat tidak mencapai proyeksi pada kuartal sebelumnya. Permintaan ekspor Taiwan dan produksi industri untuk Maret juga merosot, sementara produksi Jepang dan Korea Selatan lebih rendah dari perkiraan karena turunnya permintaan memperlambat proses pemulihan Asia.
 
“PDB Taiwan mencerminkan lambatnya pemulihan ekonomi global dan menurunnya permintaan global, terutama dari China,” ujar Raymond Yeung, Ekonom Senior Australia & New Zealand Banking Group Ltd yang berbasis di Hong Kong.
 
Data PDB Taiwan menunjukkan bahwa kebijakan moneter akan terus dilanjutkan, kecuali jika ada kontraksi signifikan akibat risiko yang tidak diperhitungkan dalam perekonomian regional. Risiko tersebut termasuk virus flu burung. (Bloomberg/if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi taiwan perekonomian

Sumber : Wike Dita Herlinda

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top