Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KONFLIK KOREA: China Waspada Ancaman Serangan Nuklir

BISNIS.COM, BEIJING--China, Kamis (11/4/2013), menyeru semua pihak terkait agar melakukan tindakan guna "membalikkan" situasi di Semenanjung Korea, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei dalam taklimat rutin.
Yoseph Pencawan
Yoseph Pencawan - Bisnis.com 11 April 2013  |  19:18 WIB

BISNIS.COM, BEIJING--China, Kamis (11/4/2013), menyeru semua pihak terkait agar melakukan tindakan guna "membalikkan" situasi di Semenanjung Korea, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei dalam taklimat rutin.

Hong mengatakan semua pihak terkait tak boleh melakukan tindakan lain yang bisa meningkatkan situasi. "Sebaliknya, mereka mesti melakukan tindakan untuk mewujudkan pembalikan situasi," katanya.

Hong mengatakan China telah melakukan berbagai upaya tanpa kenal lelah untuk mewujudkan itu dan akan terus melakukan tindakan tersebut.

"Pihak China percaya meskipun ada perubahan situasi, kita harus berpegang pada penyelesaian masalah nuklir di Semenanjung Korea melalui dialog dan konsultasi. Kita juga harus mendorong bagi peningkatan hubungan antara semua pihak terkait dan memusatkan perhatian pada pemeliharaan perdamaian dan kestabilan di Semenanjung Korea," kata Hong sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.

Ia menyatakan masyarakat internasional telah memperlihatkan keprihatinan besar mengenai situasi di Semenangjung Korea.

"Aspirasi universal masyarakat internasional lah untuk melihat perdamaian dan kestabilan di semenanjung tersebut," katanya.

Ia menyeru semua pihak terkait agar memulai kembali pembicaraan enam-pihak dan menggolkan penghapusan senjata nuklir di Semenanjung Korea.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara korea selatan korsel korut konflik korea

Sumber : Antara

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top