Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BURSA EROPA Rebound Dipicu Prospek Nasib Siprus

News Writer
News Writer - Bisnis.com 21 Maret 2013  |  07:24 WIB
BURSA EROPA Rebound Dipicu Prospek Nasib Siprus
Bagikan

BISNIS.COM, LONDON-Saham di bursa Eropa naik, menepis kerugian 3 hari terakhir di indeks Stoxx Europe 600, setelah pembuat kebijakan di kawasan ini mempertimbangkan pilihan untuk menjaga Siprus di kawasan euro.

Saham Deutsche Bank AG dan BNP Paribas SA melonjak di sektor bank, keduanya meningkat setidaknya sebesar 1%. Saham-saham properti membaik setelah Chancellor of the Exchequer George Osborne mengumumkan sebuah program baru untuk mendukung industri perumahan Inggris. Saham Rheinmetall AG turun 6,9% setelah memperkirakan pendapatan tahun ini akan lebih rendah.

Indeks Stoxx 600 naik 0,3% menjadi 296,5 pada penutupan perdagangan, setelah jatuh 1% dalam 3 hari terakhir. Indeks tersebut kemarin sempat koreksi sebelum anggota parlemen Siprus melakukan voting terhadap paket dana talangan 5,8 miliar euro (US$7,5 miliar) atas pungutan terhadap simpanan bank yang akhirnya ditolak.

Laurence D. Fink, CEO BlackRock Inc mengatakan Siprus sebenarnya "bukan masalah ekonomi yang benar-benar besar.

"Ini adalah masalah US$10 miliar. Bagi saya, ini hanya sementara. Saya pikir Siprus hanya salah satu unsur yang dikatakan orang 'biarkan aku berhenti sejenak di sini'. Kami akan melalui tahap mencerna persoalan sekarang," ujarnya di Hong Kong seperti dilansir Bloomberg. (20/3/2013)

Sebanyak 15 dari 18 bursa di Eropa barat naik. Indeks FTSE Inggris 100 tergelincir 0,1%, DAX Jerman naik 0,7% dan CAC 40 Prancis melonjak 1,4%. (46/faa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bursa eropa siprus naik

Sumber : Bloomberg/Giras Pasopati

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top