Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Pengacara Bantah Djoko Susilo Miliki Aset Di Luar Negeri

BISNIS.COM, JAKARTA-Tim Penasihat Hukum tersangka simulator SIM di Korlantas Polri Djoko Susilo mengatakan kliennya tidak memiliki aset di luar negeri seperti Australia, Hong Kong dan Singapura.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 21 Maret 2013  |  16:10 WIB
Tim Pengacara Bantah Djoko Susilo Miliki Aset Di Luar Negeri
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA-Tim Penasihat Hukum tersangka simulator SIM di Korlantas Polri Djoko Susilo mengatakan kliennya tidak memiliki aset di luar negeri seperti Australia, Hong Kong dan Singapura.

Tommy Sihotang, salah satu penasihat hukum Djoko Susilo, mengatakan mantan Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Djoko Susilo tidak memiliki aset di Australia, Hong Kong dan Singapura.

"Tidak ada aset di Australia, Hong Kong dan Singapura, tidak benar, yang bilang ada di Singapura dari mana itu?," ujarnya seusai mendampingi Djoko Susilo saat pemeriksaan oleh penyidik KPK, Kamis (21/3/2013).

Menurutnya, penyidik tidak menanyakan soal aset-aset yang diduga milik Djoko. "Tidak ada di materi [pemeriksaan] tadi."

Dia menuturkan penyidik KPK hanya menanyakan soal mekanisme, riwayat hidup, identitas, dan lain-lain. Penyidik mengajukan sekitar 30 pertanyaan kepada Djoko Susilo.
Tommy juga tidak berkomentar soal kedua istri Djoko Susilo yakni Dipta Anindita dan Mahdiana.  "Soal istri, nggak tahulah, kita tidak ngurusin istri, kita ngurusin kasus."

Menyangkut kenapa selama ini Djoko tidak menjelaskan soal aset-asetnya yang disita, dia menjelaskan hal itu disebabkan daftar aset yang disita belum ditunjukkan kepada Djoko Susilo. "Bagaimana dia [Djoko Susilo] menanggapinya."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpk djoko susilo

Sumber : Sepudin Zuhri

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top