Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PAD SAMOSIR: Pemkab Belum Mampu Dongkrak Pemasukan di Atas 10%

BISNIS.COM, SUMUT--Target Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, terus menunjukkan peningkatan pada setiap tahunnya, meski kenaikannya belum signifikan, dengan kategori di bawah 10% dari total pendapatan."Sebelumnya, PAD
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 09 Maret 2013  |  15:10 WIB

BISNIS.COM, SUMUT--Target Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, terus menunjukkan peningkatan pada setiap tahunnya, meski kenaikannya belum signifikan, dengan kategori di bawah 10% dari total pendapatan.

"Sebelumnya, PAD 2012 berjumlah Rp18,42 miliar ditargetkan menjadi Rp19 miliar pada 2013 dan pada APBD TA 2014 diproyeksikan menjadi sebesar Rp19,86 miliar," kata Kabag Humas Pemkab Toba Samosir (Tobasa), Elisber Tambunan di Balige seperti dikutip Antara, Sabtu (9/3/2013).

Juru bicara Pemkab Tobasa itu menyebutkan total pendapatan pajak daerah pada tahun anggaran 2012 sebesar Rp4,5 miliar ditargetkan menjadi Rp4,62 miliar pada 2013 dan pada APBD T.A 2014 diproyeksikan menjadi sebesar Rp4,73 miliar.

Hasil retribusi pada tahun anggaran 2012 yang sebelumnya hanya sebesar Rp4,98 miliar, ditargetkan menjadi Rp8,58 miliar pada 2013 dan pada APBD TA 2014 diproyeksikan jadi senilai Rp5,02 miliar.

Sementara itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, tidak mengalami perobahan dari tahun anggaran 2012 ke 2013, yakni sejumlah Rp2,64 miliar tetapi pada TA 2014 ditargetkan menjadi Rp3,1 miliar.

Target PAD Lain-lain PAD yang sah pada 2012 berjumlah Rp6,9 miliar tetapi pada 2013 targetnya menurun jadi Rp3,16 miliar dan pada APBD TA 2014 diproyeksikan kembali menjadi sebesar Rp7 miliar.

"Permasalahan umum atas masih rendahnya PAD berkategori di bawah 10% dari total pendapatan itu, disebabkan oleh belum optimalnya pemerataan infrastruktur antara desa dan kota juga belum optimalnya infrastuktur pendidikan serta kesehatan," ujar Elisber.

Padahal, sambungnya, pembangunan dan peningkatan irigasi, masih sangat dibutuhkan, ditambah dengan belum meratanya akses pemukiman terhadap jaringan energi listrik dan terbatasnya sumber daya aparatur negara yang berkualitas.

Menurutnya, tingginya ketergantungan APBD terhadap dana perimbangan berupa DAK dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, seperti bantuan keuangan dari provinsi, juga menjadi permasalahan umum di Kabupaten berpenduduk 197.930 jiwa yang terletak di bagian tengah provinsi Sumatera Utara tersebut.

Sementara itu, anggota DPRD Toba Samosir, Syamsuddin Manurung menilai peningkatan PAD tersebut belum signifikan dan sejumlah potensi sumber daya yang ada perlu digali secara maksimal.

"Berbagai terobosan perlu dilakukan guna meningkatkan perolehan PAD dari tahun-tahun sebelumnya, terutama dari sektor industri pariwisata," kata politisi partai Hanura tersebut.(aca/yop)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pad toba samosir sumatera utara
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top