Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Telan Rp948 Miliar, Jokowi Resmikan SPAM Regional Mebidang

Jokowi menegaskan bahwa kebutuhan air menjadi sesuatu yang penting.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (22/7/2022) - Bisnis/Muhammad Ridwan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada Jumat (22/7/2022) - Bisnis/Muhammad Ridwan.

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa usai melakukan lawatan ke kawasan Afrika, kebutuhan air menjadi sesuatu yang sangat vital bagi kehidupan manusia.

Hal ini disampaikannya saat meresmikan sistem pengelolaan air minum (SPAM) regional Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) dan Jembatan Aek Tano Ponggol, Jumat (25/8/2023).

“Air, urusan pagi hari ini adalah urusan air, saya bisa merasakan begitu pentingnya air setelah kemarin 4 hari di Afrika. Kita ini [abai dan] sering tidak merasa betapa pentingnya air karena kita tidak pernah merasa kekurangan air, jadi tak pernah merasa betapa pentingnya itu air,” tuturnya melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (25/8/2023).

Orang nomor satu itu pun menyebut bahwa SPAM regional Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) yang menelan anggaran hingga Rp948 miliar tersebut merupakan hasik kerja sama Pemerintah Pusat dan Provinsi serta Kota/Kabupaten untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat setempat.

Dia melanjutkan bahwa SPAM regional Mebidang memiliki kapasitas 1.100 liter per detik. Sehingga, dia meminta kepada gubernur, bupati, dan wali kota setempat agar menindaklanjuti sambungan-sambungan air ke rumah tangga.

“Ini penting, karena menyangkut kurang lebih 88.000 saluran rumah tangga yang bisa tersambung karena pembangunan SPAM ini, kalau dijiwakan bisa 440.000 jiwa, sangat besar sekali,” tuturnya.

Selain SPAM Regional Mebidang, Jokowi mengaku juga akan meresmikan Jembatan Aek Tano Ponggol yang menyatukan Pulau Sumatera dan Pulau Samosir itu.

Untuk diketahui, Jembatan ini oleh PUPR dibangun sepanjang 294 meter, terbagi dalam beberapa bagian. Jembatan utama 179 meter dan jembatan pendekat 155 meter.

Jembatan utama terdiri dari 3 bentang sepanjang 99 meter dan menggunakan struktur utama berupa box girder.

Sedangkan untuk jembatan pendekat juga terdiri dari 3 bentang dengan struktur utama prestressed I girder.

Jembatan Aek Tano Ponggol ini konstruksinya dikembangkan oleh PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2020-2022 senilai Rp.157 miliar.

Jembatan ini sekarang telah difungsikan oleh masyarakat Sumut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata setempat.

“Jembatan Aek Tano Ponggol ini di Kabupaten Samosir yang juga telah selesai menelan biaya Rp157 miliar, ini panjang bentangannya 294 meter dan betnang utamanya 99 meter dan lebarnya 8 meter,” pungkas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper