INVESTASI SAHAM: Kian diminati, pemain saham di Medan naik 20%

MEDAN: Minat masyarakat Provinsi Sumatra Utara, khususnya Kota Medan untuk berinvestasi dalam bentuk saham di pasar modal mengalami peningkatan yang cukup baik dan menggembirakan. Jumlah investor saham pasar modal di Provinsi Sumatra Utara mengalami
INVESTASI SAHAM: Kian diminati, pemain saham di Medan naik 20% News Editor | 30 Desember 2012 15:51 WIB

MEDAN: Minat masyarakat Provinsi Sumatra Utara, khususnya Kota Medan untuk berinvestasi dalam bentuk saham di pasar modal mengalami peningkatan yang cukup baik dan menggembirakan. Jumlah investor saham pasar modal di Provinsi Sumatra Utara mengalami kenaikan sebesar 20% dibanding tahun lalu yakni sebanyak 12.000 orang pada 2011 menjadi 15.000 orang pada 2012. Muhammad Pintor Nasution, Kepala Kantor Pusat Informasi Pasar Modal mengatakan, nilai transaksi pada 2012 juga mengalami kenaikan berkisar 20 % hingga 25 % dibanding tahun lalu yang mencapai nilai triliunan rupiah. “Dari data transaksi, setiap bulannya transaksi pada sekuritas dilaporkan ada yang mencapai Rp20 miliar, Rp50 miliar. Jumlah ini terus bertambah,” kata Muhammad Pintor Nasution kepada Bisnis di Medan, Minggu (30/12). 15.000 investor perorangan (investor ritel) di pasar modal tersebut tersebar di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Sumatra Utara. “Terbanyak investor berasal dari Kota Medan sebesar  14.000 investor, selebihnya tersebar di Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, Kota Tebing Tinggi, Kota Pematang Siantar dan kota lainnya,” ujar Pintor. Dengan investor yang besar itu, Provinsi Sumatra Utara menjadi provinsi terbesar ke tiga di Indonesia setelah Kota Jakarta dan  Kota Surabaya yang memiliki investor saham di pasar modal. Menurut Pintor, tumbuhnya minat masyarakat untuk berinvestasi saham di pasar modal karena suku bunga perbankan yang sekarang ini sangat kecil dan kurang menarik, sehingga membuat masyarakat berinvestasi saham di pasar modal yang pendapatannya akan lebih besar dibandingkan dengan deposito. Kemudian, masih banyak saham-saham yang bagus dijual dengan harga murah dan terjangkau untuk dibeli serta mudah dan murahnya berinvestasi saham di pasar modal. “Investasi di pasar modal sangat murah dan gampang, dengan Rp5 juta, bisa berinvestasi di pasar modal. Ini yang membuat masyarakat tertarik berinvestasi di pasar modal,” kata Pintor. (k14/arh)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top